Nenek Tewas Disambar Lokomotif
Rabu, 20 Jul 2005 15:35 WIB
Surabaya - Nasib naas menimpa seorang nenek bernama Miari (64). Warga Krembangan Gang III, Surabaya, ini tewas mengenaskan setelah disambar lokomotif di pintu lintasan Krembangan, Rabu (20/7/2005), sekitar pukul 13.00 WIB.Miari sebelumnya dikenal oleh warga Krembangan mempunyai cacat bisu dan tuli. Ia diduga tertabrak lokomotif karena tak mendengar adanya lokomotif yang tengah melintas di kampungnya.Darmadi, salah seorang warga Krembangan, kepada wartawan menuturkan, Miari sehari-hari berjualan makanan keliling kampung. Saat melintasi rel di Krembangan III, sebuah lokomotif meluncur dengan cepat dari arah Stasiun Pasar Turi menuju Depo Perak."Karena tuli, mungkin dia tidak tahu kalau ada loko yang tengah lewat. Dan terjadilah kecelakaan itu," kata Darmadi kepada wartawan di lokasi kejadian.Akibatnya, Miari terseret sekitar 10 meter. Korban mengalami pendarahan parah di kepala dan kaki. "Nenek Miari hidup sebatang kara, mungkin nanti warga yang akan mengurus jenazahnya," tambah Darmadi.Anak Jatuh dari GerbongKecelakaan ternyata tak hanya menimpa Miari. Dalam waktu yang bersamaan, di sekitar Stasiun Kandangan, Tandes, Surabaya, seorang bocah berusia 12 tahun jatuh dari atap gerbong kereta api barang. Anak benama Rio ini mengalami patah tangan dan lengan kirinya putus.Seorang perawat RS Bunda Tandes mengaku belum mengetahui asal-usul korban. Namun dari warga yang mengantar diperoleh informasi, korban berasal dari panti asuhan yang sedang melarikan diri. Pihak kepolisian juga belum mengetahui asal-usul Rio.
(jon/)











































