Hidangan Rapat Kabinet: Apel, Jeruk, Pisang Lokal

Hidangan Rapat Kabinet: Apel, Jeruk, Pisang Lokal

- detikNews
Rabu, 20 Jul 2005 15:25 WIB
Jakarta - Setelah bulan lalu menikmati melon, tomat, dan terong lokal, kali ini hidangan rapat kabinet berupa apel, jeruk, dan pisang lokal. Nyam...nyam...nyam...Seperti para pendahulunya, ketiga jenis buah-buahan kali ini juga merupakan kualitas unggul produk dalam negeri untuk dipromosikan langsung kepada Presiden SBY dan para menteri."Pisang mas ini dari Lumajang, apel hijau dari Malang, jeruk keprok dari Soe NTT dan Barito Kuala Kalsel," tutur Staf Direktorat II Deptan Widodo sambil menunjuk kardus dan keranjang berisi buah-buahan tersebut di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (20/7/2005).Tampilan fisik buah-buahan lokal tersebut memang tidak jauh berbeda dengan buah-buahan impor yang sering didapati di supermarket-supermarket di Jakarta, baik warnanya, kebersihan kulit, maupun kekenyalannya.Kemasannya saja yang tampak lebih sederhana, karena hanya dibungkus koran dan plastik. Beda dengan buah-buahan impor yang dibalut menarik dengan jaring dari bahan steoroform. Kecuali pisang mas yang tampil agak mewah. Setiap satu sisir pisang dikemas bersama piring berbungkus plastik higienis dan ditempeli label 'sunpride'."Ini memang sudah menembus pasar ekspor, Mas. Kan sering dikeluhkan soal banjirnya buah impor. Sekarang kita tunjukkan kalau kita juga mampu ekspor," ujar Widodo dengan nada bangga.Dipaparkan dia, buah-buahan yang dibawanya itu atas permintaan langsung dari petani. Permintaan itu disampaikan kepada petugas Deptan saat melakukan pembinaan di lapangan. Namun karena letak perkebunannya ada di pedesaan, buah-buahan tersebut diambil dari distributornya masing-masing yang ada di Jakarta."Kalau ngirim langsung dari kebun, ya kelamaan. Jadi kita ambilnya dari jalur pemasarannya yang ada di sini," jelas Widodo, sambil tersenyum melihat beberapa wartawan yang tampak ngiler mencicipi buah-buahan tersebut. Sayang, tidak ada buah yang bisa 'diuji coba'.Sementara agenda rapat kabinet yang dimulai 13.30 WIB adalah persiapan pemerintah dalam menyusun draf RUU APBN dan nota keuangan yang akan disampaikan dalam pidato kenegaraan Presiden SBY pada 16 Agustus 2005 di hadapan anggota DPR.SBY juga akan membagikan daftar keluhan masyarakat atas kinerja departemen atau instansi pemerintah yang diterima melalui kotak pos PO BOX 9949.Yang pasti, rapat kabinet akan berjalan 'nikmat' karena sambil nyam...nyam...nyam apel, jeruk, dan pisang. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads