DetikNews
Selasa 12 Juni 2018, 11:25 WIB

PDIP Sentil Elite PD Ferdinand: Mungkin Kecewa Nggak Jadi Komisaris

Elza Astari Retaduari - detikNews
PDIP Sentil Elite PD Ferdinand: Mungkin Kecewa Nggak Jadi Komisaris Charles Honoris (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menuding nyinyiran netizen soal Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan ulah pendukung Presiden Joko Widodo. PDIP mengingatkan Ferdinand juga dulu merupakan pendukung Jokowi.

"Setahu saya dulu Ferdinand kan pendukung Jokowi. Sama-sama kok kita dulu di tim kampanye. Tiba-tiba pindah haluan dan selalu nyinyir. Biarkan publik sajalah yang menilai," ungkap politikus PDIP Charles Honoris saat dihubungi, Selasa (12/6/2018).

Meski saat Pilpres 2014 PD memilih tak bersikap, Ferdinand disebut tetap membantu tim pemenangan Jokowi. Menurut Charles, Ferdinand bergabung melalui kelompok relawan.

"Nggak ngerti juga kenapa terus dia banting setir. Kecewa kali nggak dapat komisaris atau apa. Tapi jadi ekstrem anti-Jokowi," kata anggota Komisi I DPR itu.


Mengenai tudingan Ferdinand, Charles juga mempertanyakannya. Menurut dia, para pendukung tak punya waktu untuk menyinyiri AHY karena tengah fokus membantu Jokowi mempromosikan program-program pemerintah.

"Pendukung yang mana ya? Setahu saya pendukung Jokowi itu sekarang sedang fokus bicara keberhasilan pemerintahan Pak Jokowi. Hasil kerja sudah jelas ngapain harus pakai jurus nyinyir seperti Ferdinand Hutahaean," tutur Charles.

PDIP Sentil Elite PD Ferdinand: Mungkin Kecewa Nggak Jadi KomisarisFerdinand Hutahaean. (Foto: dok. pribadi).

Anggota Dewan dari Dapil Jakarta ini pun menyayangkan sikap Ferdinand yang disebut tidak mengikuti teladan Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (AHY). Charles menganggap pernyataan-pernyataan Ferdinand pada akhirnya bisa merugikan PD.

"Saya menyayangkan sikap santun dan gentleman Pak SBY dan Mas AHY tidak diikuti oleh pendukungnya, seperti Ferdinand. Tentunya ini berpotensi mencoreng citra partainya atau bahkan terhadap AHY sendiri," ucapnya.


Seperti diketahui, istri SBY, Ani Yudhoyono, membela putra sulungnya, AHY, yang mendapat nyinyiran dari netizen. Di posting-an Ani, para netizen itu memberi komentar menyanyangkan AHY yang berpindah profesi dari militer ke politik. Ani sempat menyemprot netizen itu dengan membalas komen 'Lho koq sampeyan yg ngatur'.

Sikap Ani itu dianggap wajar oleh Ferdinand karena merupakan bentuk kasih sayang seorang ibu. Dia justru melempar kesalahan kepada para netizen yang menyinyiri Ketua Kogasma PD tersebut.

"Apa susahnya menghormati pilihan AHY menjadi politisi daripada seorang tentara. Tidak sulit sebetulnya kan? Tapi karena dilihat sekarang AHY itu tidak dalam posisi mendukung Jokowi, mereka keluar menyerang itu, menyerang Agus Harimurti Yudhoyono. Kita lihat di akun IG (Instagram)-nya Bu Ani, saya mengikuti itu," ucap Ferdinand.

"Ini adalah masalah yang sangat krusial sekarang. Berkali-kali Pak Jokowi bicara di medsos sudah keterlaluan, segala macam. Tapi dia hanya melihat yang keterlaluan itu ketika orang bicara kritis ke dia di medsos," sambungnya.



Tonton juga 'PDIP Tulungagung Bicara Cabupnya yang Dijadikan Tersangka oleh KPK':

[Gambas:Video 20detik]


(elz/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed