Pilkada di Nias Selatan Mungkin Ditunda

Pilkada di Nias Selatan Mungkin Ditunda

- detikNews
Rabu, 20 Jul 2005 14:33 WIB
Medan - Pelaksanaan pilkada langsung di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, kemungkinan besar akan ditunda. Persoalan utamanya karena anggaran yang belum juga dicairkan. Jika ini terjadi, berarti akan terjadi dua kali penundaan pilkada di daerah yang baru saja terkena bencana alam ini.Dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (20/7/2005), Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara Irham Buana Nasution menyatakan, jika persoalan biaya ini tidak tuntas diselesaikan oleh DPRD dan Bupati Nias Selatan, maka besar kemungkinan pilkada di Nias Selatan akan ditunda untuk kedua kalinya."Kemungkinan besar bisa saja ditunda. Makanya kita minta agar pemerintah daerah memberi perhatian serius pada masalah ini," kata Irham di kantornya Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan.KPU Nias Selatan pada sudah mengajukan anggaran sebanyak Rp 6 miliar kepada DPRD Nias Selatan sejak Februari lalu, namun hingga kini belum dibahas di gedung dewan.Sebelumnya Pilkada Nias Selatan direncanakan berlangsung pada 27 Juni 2005, namun karena terjadi bencana alam gempa bumi berkekuatan 8,7 skala richter pada 28 Maret 2005 yang mengakibatkan kerusakan berat dan korban jiwa seribuan orang lebih di Kabupaten Nias dan Nias Selatan, akhirnya diundur menjadi Senin, 29 Agustus 2005.Nias Selatan yang memiliki delapan kecamatan dan 212 desa dan diresmikan sebagai hasil pemekaran kabupaten Nias sejak 25 Februari 2003, merupakan salah satu dari lima kabupaten dan kota yang akan melaksanakan pilkada secara langsung dalam waktu dekat di Sumatera Utara.Empat daerah lainnya adalah Kota Tebing Tinggi yang akan melaksanakan pilkada pada 26 Juli, Kota Tanjung Balai pada 9 September, kemudian Kabupaten Tanah Karo dan Kabupaten Simalungun pada bulan Oktober 2005.Ini merupakan bagian dari 68 daerah di Indonesia yang akan melaksanakan akan melaksanakan pilkada secara langsung putaran II pada Juli-Desember 2005. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads