DetikNews
Senin 11 Juni 2018, 16:33 WIB

Anak Berkebutuhan Khusus Dilarang Terbang, Ini Penjelasan Citilink

Rina Atriana - detikNews
Anak Berkebutuhan Khusus Dilarang Terbang, Ini Penjelasan Citilink Ilustrasi Citilink (Shinta Angriyana/detikTravel)
Yogyakarta - Cerita soal anak berkebutuhan khusus yang dilarang naik pesawat Citilink di bandara Yogyakarta diselesaikan oleh pihak maskapai. Anak tersebut diizinkan terbang pada keesokan harinya.

"Masalah pelarangan terbang tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan Citilink Indonesia akan memberangkatkan penumpang tersebut pada hari Selasa (12/6)," kata Vice President Corporate Secretary Citilink Ranti Astary Rahman saat dimintai konfirmasi, Senin (11/6/2018).


Ranti menyebut pihak maskapai menyayangkan apa yang terjadi dengan penumpang bernama Anna dan anaknya yang berkebutuhan khusus yang dilarang naik pesawat. Apalagi keduanya cukup sering naik Citilink.

Menurut Ranti, kejadian berawal saat anak Anna terlihat gelisah dan mulai berbicara dengan nada tinggi sesaat sebelum boarding pesawat. Sesuai dengan standar keselamatan penerbangan, Citilink kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap yang bersangkutan.

"Ini tidak hanya semata keselamatan penerbangan, tapi kami juga menaruh perhatian agar Ibu Anna dan keluarga dapat merasa aman dan nyaman selama perjalanan, setelah lebih tenang dapat melanjutkan perjalanan keesokan harinya," tutur Ranti.

Pihak maskapai kemudian berkomunikasi secara intensif dengan Anna dan keluarga serta membuatkan jadwal penerbangan di hari berikutnya. Dijelaskan Citilink, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami atas kejadian ini," ujar Ranti.


Sebelumnya Anna mem-posting kejadian anaknya yang dilarang naik pesawat Citilink di bandara Yogyakarta. Cerita tersebut di-posting oleh pemilik akun Instagram @annahermawan, Senin (11/6) pagi.

Anna menceritakan anaknya yang berkebutuhan khusus tak boleh naik pesawat Citilink pada Sabtu (9/6) lalu di bandara Yogyakarta. Menurut Anna, saat itu anaknya dibawa untuk diperiksa di posko kesehatan karena dianggap aneh. Dia menyesalkan sikap petugas saat itu.
(rna/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed