Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno mengatakan ditutupnya trotoar itu karena keamanan. Menurutnya, area kantor Wakil Presiden harus dijaga ketat.
Baca juga: Trotoar Tanah Abang yang Kian 'Menghilang' |
"Saya cek itu masalah keamanan, itu karena kondisi keamanan, dipastikan keamanan VIP kita, wapres itu terjaga," kata Sandi di PD Dharma Jaya, Jalan Penggilingan Raya, Cakung, Jakarta Timur, Senin, (11/6/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, penutupan trotoar itu juga harus dipikirkan lagi. Sebab trotoar di DPRD DKI sampai depan kantor Setwapres ramai dilalui pejalan kaki.
"Tapi memang harus dipikirkan, dan saya terima kasih sekali masukan dari koalisi pejalan kaki. Yang selalu aktif katanya di belakang DPRD banyak trotoar diokupansi, diokupansi bukan hanya pedagang kaki lima tapi juga fungsi keamanan," ujarnya.
Dalam hal ini, Sandi mengatakan akan serius mengatasi permasalahan di trotoar. Bahkan, dia menerima tawaran untuk mengelola media sosial Pejalan Kaki.
"Saya juga ditawarkan jadi admin untuk medsosnya koalisi pejalan kaki saya terima banget. Jadi saya langsung setelah lebaran kita akan ambil admin dari koalisi pejalan kaki dan saya ingin ikut aktif menjadi anggota koalisi pejalan," terangnya. (idn/dhn)











































