Tuntutan Tidak Gol, PT KA Ancam Mogok Nasional 1-3 Agustus
Rabu, 20 Jul 2005 12:07 WIB
Jakarta -
Anda pengguna jasa kereta api? Siap-siaplah mencari kendaraan alternatif. PT KA mengancam akan mogok nasional jika pemerintah tidak mengabulkan tuntutan mereka. Otomatis, kereta pun bakal teronggok di stasiun."Kita akan mogok beroperasi dari 1 sampai 3 Agustus 2005," kata Kepala Humas PT KA Ahmad Sujadi di sela-sela aksi di depan Departemen Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (20/7/2005).Sujadi menuturkan, kesejahteraan karyawan bertambah buruk sejak status perusahaan berubah dari Perum menjadi PT. "Kalau kita lihat, gaji PNS bisa naik, bahkan dapat gaji ke-13. Sedangkan kita tidak, gaji malah tidak naik-naik," keluhnya.Tuntutan lainnya yang dibidik, yakni masalah kesehatan. "Waktu dulu ada askes sehingga kita dengan mudah bisa berobat. Kalau sekarang, setiap karyawan hanya diberikan tunjangan kesehatan sebesar Rp 2 juta per tahun. Kalau ada operasi atau opname yang biayanya melebihi dana itu, ya ditanggung sendiri," urai Sujadi.Untuk itulah, menurut Sujadi, karyawan PT KA mendesak agar Menhub mencabut SK Menhub No. 18/Kep601/PHB/1992 tentang perubahan status dari pegawai Perum menjadi PNS.Ribuan karyawan PT KA masih sibuk berorasi. Hingga pukul 11.47 WIB, sebanyak 15 perwakilan dari PT KA sedang melakukan pertemuan dengan Menhub Hatta Rajasa.
(aan/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































