Ide Motor Dilarang Lewat Jalan Protokol Jakarta Panen Protes

Ide Motor Dilarang Lewat Jalan Protokol Jakarta Panen Protes

- detikNews
Rabu, 20 Jul 2005 11:54 WIB
Ide Motor Dilarang Lewat Jalan Protokol Jakarta Panen Protes
Jakarta - Baru rencana, sudah banjir protes. Protes itu berkaitan dengan rencana Gubernur Sutiyoso yang melarang sepeda motor melewati jalan-jalan protokol di Jakarta."Rasanya dongkol, marah dan sedih," komentar Wirawan, warga Pamulang, Tangerang. Wirawan layak protes karena justru dengan motorlah dia bisa menembus kemacetan yang gila di Jakarta."Kalau Bang Yos mau membatasi sepeda motor, benahi dulu sarana transportasi di Jakarta," tandasnya pada detikcom lewat e-mail, Rabu (20/7/2005)."Tolong Anda jangan berpihak kepada orang kaya. Lihatlah kehidupan kelas menengah ke bawah yang hanya mampu memakai sepada motor sebagai sarana transportasinya, terutama karyawan sepanjang jalan Sudirman-Thamrin yang hanya mempunyai sepeda motor ini sebagai sarana mencari nafkah," papar Wirawan.Protes serupa disampaikan oleh Adi. "Itu kebijakan diskriminatif, kenapa nggak sekalian saja mobil yang dilarang? Jadi yang lewat jalan protokol nantinya hanya kendaraan umum saja. Saya dukung itu," kata warga Kalideres, Jakarta Barat, yang sehari-hari mengendarai motor ini."Kalau motor dilarang lewat jalan protokol, itu sama saja dengan memindahkan kemacetan. Dan otomatis jarak tempuh akan lebih jauh," sambung karyawan yang selalu hilir mudik lewat Jl Sudirman dan Jl MH Thamrin ini.Jana juga bersuara keras. "Kalau rencana itu direalisasikan, lagi-lagi Sutiyoso mengeluarkan kebijakan yang tidak berpihak para rakyat kecil. Orang-orang nantinya malah terdorong beli mobil, apa jadinya Jakarta?" cetus warga Cawang, Jakarta Timur, ini.Menurutnya, menyamakan Jakarta dengan Hanoi -- yang jalanannya macet parah karena banyak motor -- tidaklah tepat. "Di Hanoi, populasi motor dan mobil memang berbeda sangat jauh. Ketertiban lalu lintas juga jauh. Di Hanoi saja pengendara motor nggak wajib pakai helm," paparnya.Anda juga tidak setuju? Salurkan ke detikcom di redaksi@staff.detik.com.Keterangan Foto: Pengendara motor tengah melewati Bundaran HI, Jakarta Pusat. Dia tidak akan bisa melewati jalan ini lagi jika ide Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso terlaksana. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads