DetikNews
Senin 11 Juni 2018, 09:53 WIB

Beredar Video Geng Motor Dibubarkan Pakai Senpi, Ini Faktanya

Mei Amelia R - detikNews
Beredar Video Geng Motor Dibubarkan Pakai Senpi, Ini Faktanya Ilstrasi geng motor di Bandung (Foto: Tangkapan Layar Video)
Jakarta - Sebuah video yang disebut-sebut geng motor di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, beredar di media sosial. Dalam video itu terdengar bunyi letusan senjata api.

Dalam video berdurasi 40 detik itu, terdengar suara seseorang sambil mengarahkan kamera ke sekelompok orang bermotor. Terdengar juga suara seperti letusan senjata api.

"Geng motor nih..geng motor, Fatmawati," ujar seseorang dalam video itu, seperti dilihat detikcom, Senin (11/6/2018).

Terlihat sekelompok bermotor itu bubar setelah terdengar suara letusan. Suara letusan terdengar hingga 4 kali.

"Tuh diancurin tuh, Fatmawati nih," ucap pria dalam video tersebut.


Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar menjelaskan soal video itu. Video itu adalah kejadian pada Sabtu (9/6) malam menjelang Minggu (10/6) dini hari.

"Itu bukan geng motor, itu yang melakukan SOTR (sahur on the road) di Fatmawati, Jakarta Selatan, kata Indra.

Soal bunyi letusan, Indra membantah bahwa letusan berasal dari senjata api. Menurut Indra, letusan itu adalah suara dari tembakan pelontar gas air mata.

"Bukan, itu jemblem (pelontar gas air mata)," kata Indra.

Indra mengatakan, pihaknya terpaksa menembakkan gas air mata ke arah gerombolan tersebut. Sebab, massa tidak mau bubar setelah diberi imbauan secara persuasif.

"Pertama dibubarkan secara persuasif enggak mau, akhirnya diperingatkan pakai jemblem itu. Banyak orangnya itu di situ, sekitar 50-60 orang," sambungnya.

Dalam peristiwa itu tidak ada yang diamankan polisi. Massa langsung terpencar dan membubarkan diri.

Kegiatan SOTR memang menjadi salah satu yang diantisipasi polisi selama ramadan ini. Sebab, kegiatan SOTR saat ini lebih banyak mengarah kepada tindakan negatif mulai dari vandalisme hingga tawuran.

Polres Metro Jakarta Selatan sendiri melakukan patroli malam yang diintensifkan untuk mengantisipasi SOTR ini. Dalam kegiatan patroli yang dilakukan selama beberapa pekan ini polisi telah mengamankan sejumlah senjata tajam hingga bendera dari peserta SOTR.


(mei/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed