Pelecehan Seksual di Unhas
Sul: Itu Kesalahpahaman Saja
Rabu, 20 Jul 2005 10:21 WIB
Makassar - Menanggapi aduan Dahlia -- nama samaran-- mahasiswi program ekstensi jurusan Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Hasanuddin (Unhas), dosen yang berinisial Sul akhirnya angkat bicara."Tidak ada masalah. Itu sudah diselesaikan. Sudah dibicarakan dengan baik, " tuturnya pada detikcom lewat telepon seluler, Rabu (20/7/2005).Oleh Dahlia, Sul dituduh telah melakukan pelecehan terhadapnya. Sul, doktor yang menjabat sebagai ketua Jurusan Ilmu Administrasi Fisip Unhas, yang juga pembimbing I skripsi Dahlia, dituduh telah melakukan hal tidak senonoh dengan mengelus-elus perut, pinggang, dan pipi Dahlia. Bahkan tak sungkan mengajak Dahlia untuk berhubungan badan. Padahal saat ini Dahlia sedang berbadan dua."Itu kesalahpahaman saja kok. Dan kami sudah dipertemukan. Adik itu juga (Dahlia) sudah mau mencabut pengaduannya," terang Sul.Sul mengakui jika dirinya memang sudah akrab dengan Dahlia. Mereka sudah seringkali ngobrol langsung dan lewat handphone. "Bagaimana ya... saya memang akrab sama adik itu, tapi tujuannya tidak begitu," tutur Sul.Ketika ingin ditanya lebih lanjut, Sul lalu menyudahi pembicaraan. "Sudah dulu, Dik, ya. Itu sudah selesai," tutupnya.Pengakuan Sul tentang keakrabannya dengan Dahlia bisa jadi ada benarnya. Pasalnya, dalam surat pengaduan Dahlia tertanggal 25 Juni 2005, diterangkan jika Dahlia berkali-kali menemui Sul. Tapi tujuannya untuk keperluan formal yaitu berkonsultasi tentang skripsinya.Sekadar diketahui, kasus pelecehan seksual terhadap Dahlia terjadi pada tanggal 22 Juni lalu di ruang kepala Jurusan Ilmu Administrasi, Fisip Unhas. Dahlia tidak rela dielus-elus perutnya, pinggang, pipi, bahkan diajak untuk berhubungan badan. Tapi benarkah Dahlia telah mencabut surat pengaduannya?
(nrl/)











































