"Kami bersyukur, Sido Muncul masih bisa mengadakan mudik gratis ini. Bahkan bisa mencapai 29 kali. Ini adalah mukjizat. Setiap tahun, usai acara mudik, kami turut senang karena bisa melihat kebahagiaan para pemudik," ujar Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Irwan Hidayat kepada detikcom, Jumat (9/6/2018).
Untuk bisa mengikuti kegiatan mudik gratis, para pedagang jamu sebelumnya diharuskan untuk mendaftar melalui distributor dan agen-agen jamu di daerahnya. Kegiatan mudik gratis yang rutin digelar ini dimaksudkan untuk mendukung program pemerintah dalam menyukseskan kegiatan mudik setiap tahunnya.
Namun, menurut Irwan, pedagang jamu yang ikut mudik gratis menurun jumlahnya. Dia menilai sudah banyak pedagang jamu yang kemampuan ekonominya semakin membaik.
"Sekarang kan moda transportasi juga sudah banyak. Ada kereta api, ada pesawat, ada bus, bisa membawa mobil pribadi atau menyewa," kata Irwan kepada detikcom, Sabtu (9/6/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul sudah mengadakan kegiatan ini untuk ke-29 kalinya. Tahun ini, sekitar 13 ribu pemudik diberangkatkan dengan menggunakan 220 bus. Sejumlah 114 bus diberangkatkan dari Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah, pada Sabtu (9/6/2018). Sisanya, 106 bus diberangkatkan dari beberapa kota lain, seperti Bogor, Cibinong, dan Tangerang.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya turut membantu mengamankan perjalanan mudik. Bahkan, sebelum keberangkatan, seluruh pengemudi melakukan tes urine untuk memastikan kondisi fisiknya prima saat berkendara. (mul/ega)











































