Muhammadiyah Siap Berdialog dengan Ahmadiyah
Selasa, 19 Jul 2005 17:24 WIB
Jakarta - Muhammadiyah tetap tidak membenarkan ajaran Ahmadiyah. Tapi Muhammadiyah menyayangkan penyerangan terhadap markas Jemaah Ahmadiyah, karena seharusnya perbedaan tidak diselesaikan dengan kekerasan."Kita tak dapat menolerir tindakan tersebut karena bertentangan dengan ajaran Islam," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, usai bertemu Dubes AS Lynn Pascoe di Gedung PP Muhammadiyah, Jl. Menteng Raya, Jakarta Pusat, Selasa (19/7/2005).Menurut Din, masih ada cara-cara lain untuk menyelesaikan perbedaan ajaran ini. "Kita bisa terbuka dengan cara melakukan dialog. PP Muhammadiyah siap jika pihak Ahmadiyah menginginkan berdialog untuk mencari titik temu perbedaan yang terjadi," katanya.Muhammadiyah, kata Din, pada dasarnya tidak menyetujui adanya keyakinan lain di luar ajaran agama Islam. Apalagi dengan menyatakan ada nabi setelah Muhammad SAW, seperti yang dipercayai Ahmadiyah."Syahadat kita yaitu mengakui keesaan Allah SWT dan Rosul Muhammad SAW, itu harga mati tak bisa ditawar lagi. Untuk menyelesaikan kasus penyerangan itu, kita serahkan saja kepada aparat," ujar Din.
(fab/)











































