Kejagung Buru 7 Tersangka BLBI

Kejagung Buru 7 Tersangka BLBI

- detikNews
Selasa, 19 Jul 2005 17:23 WIB
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) kini tengah mencari 7 tersangka kasus penyelewengan dana Bantuan Likuidasi Bank Indonesian (BLBI). Siapa mereka? Kejagung masih belum mau menyebutkan namanya."Jumlahnya ada tujuh. Tapi saya tak hapal siapa saja," kata Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh usai sebuah diskusi di Hotel Borobudur, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (19/7/2005).Jaksa Agung menjelaskan, ada dua macam kasus BLBI yang kini diteliti Kejagung. Pertama, kasus BLBI yang tersangkanya kooperatif. Untuk kasus itu Kejagung menganggapnya telah selesai dan tak perlu dilanjutkan ke penyelidikan. Sedangkan yang kedua, kasus BLBI dengan tersangka yang tidak kooperatif. "Ini sekarang yang kita cari," kata Arman, panggilan akrab Abdul Rahman Saleh.Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Hendarman Supandji menyatakan, Kejagung akan mengevaluasi 30 kasus korupsi termasuk kasus BLBI yang menjadi tunggakan pada periode 1998-2003. Pada Senin (18/7/2005) kemarin, Hendarman menyatakan, akan membawa salah seorang tersangka kasus BLBI Agus Anwar ke pengadilan secara in absensia. Agus yang disangka menyelewengkan dana BLBI Rp 1,98 triliun itu kini telah menjadi warga Singapura.Selain Agus, ada 7 tersangka ataupun terdakwa BLBI lainnya yang kabur ke luar negeri. Mereka yakni Sjamsul Nursalim, kasus BLBI BDNI yang merugikan negara Rp 6,9 triliun. Kemudian Bambang Sutrisno, BLBI Bank Surya dengan kerugian negara Rp 1,5 triliun. Andrian Kiki Ariawan, BLBI Bank Surya Rp 1,5 triliun. Ketiganya kini berada di Singapura.Kemudian juga Eko Adi Putranto, BLBI Bank BHS Rp 2,659 triliun, Sherny Konjongiang, BLBI Bank BHS Rp 2,659 triliun, dan David Nusa Wijaya, kasus BLBI Bank Servitia Rp 1,29 triliun. Ketiga orang ini hingga kini belum diketahui keberadaannya. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads