Tepis Ngabalin, PAN: Koalisi Keummatan Justru Menyatukan

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Kamis, 07 Jun 2018 20:45 WIB
Waketum PAN Ahmad Hanafi Rais (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV KSP Ali Mochtar Ngabalin menyebut istilah koalisi keummatan memecah belah bangsa. Pendapat Ngabalin ditepis PAN.

"Nggak, nggak. Malah justru menyatukan," ujar Waketum PAN Ahmad Hanafi Rais di gedung DPR, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Koalisi keummatan sendiri diusulkan oleh Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab. Hanafi yakin koalisi keummatan justru untuk mempersatukan bangsa.


"Karena saya hadir sendiri dan Habib Rizieq sangat bijaksana dan saya kira beliau tetap istikamah melihat umat ini tetap bersatu. Kemarin di 411, 212 sudah dibuktikan, saya kira nanti di 2019 juga itu pembuktian politik ya. Dan so far so good," tuturnya.

Oleh sebab itu, Hanafi meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan pernyataan Ngabalin terkait Koalisi Keummatan.


Sebelumnya, Ngabalin angkat bicara mengenai koalisi keummatan. Ia menilai, penggunaan kata 'keummatan' dapat memecah belah Indonesia.

"Ini yang saya jelaskan gunakan pilihan kata yang kurang santun, pilihan kata yang pecah belah rakyat, pecah belah umat. Itu nggak benar, terlalu banyak jutaan rakyat Indonesia, umat Islam yang jatuhkan pilihan memilih Jokowi," kata Ngabalin di Patra Jasa Office Tower, Jl Jend Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (6/6). (dkp/dkp)