Rezeki Seret, Suwardi Gantung Diri

Rezeki Seret, Suwardi Gantung Diri

- detikNews
Selasa, 19 Jul 2005 15:33 WIB
Pekanbaru - Himpitan ekonomi jika tidak disikapi dengan hati yang tegar, bisa mendorong seseorang menempuh jalan pintas. Seperti Suwardi (43), yang tak tahan digencet sulitnya hidup.Buruh bangunan asal Lombok ini mengakhiri hidupnya lewat selembar kain sarung. Selasa (19/7/2005) para buruh bangunan yang tengah mengerjakan Pasar Senapelan di Jl Ayani, Pekanbaru, Riau, dilanda kehebohan. Seorang rekan mereka ditemukan tewas gantung diri. Suwardi dipergoki rekan-rekannya pada pukul 06.30 WIB di saat mereka akan memulai aktivitas.Tapi anehnya, posisi gantung diri tukang susun batu bata itu tidaklah lazim sebegaimana kasus serupa lainnya. Sebab, jarak kain sebagai alat penjerat leher itu tidaklah jauh dari lantai. Malah kedua kakinya saling silang dan masih menyentuh lantai."Posisi gantung diri seperti ini patut kita telusuri kembali. Kita belum dapat memastikan apakah ini benar-benar peristiwa gantung diri atau ada penyebab lainnya," kata Kanit Serse Polsek Senapelan Iptu Amrullah Harahap kepada wartawan di lokasi kejadian.Kini tubuh korban yang sudah kaku itu dibawa ke RUSD Pekanbaru untuk divisum. Pihak kepolisian juga telah memanggil beberapa orang saksi yang mengetahui peristiwa itu.TertutupSeorang rekan korban, Iwan, mengatakan, Suwardi adalah orang yang tertutup. Dia lebih banyak menyendiri selama dalam barak di kompleks bangunan Pasar Senapelan."Dia lebih banyak menyendiri dan jarang berkumpul. Tingkahnya pun kadang aneh. Mungkin kesehatan jiwanya sudah terganggu," kata Iwan.Sejumlah rekan korban menduga bila aksi gantung diri ini dilakukan Suwardi karena stres akibat seretnya rezeki. Apalagi istri dan 3 orang anaknya tidak berada di Pekanbaru. Sanak keluarganya masih berada di kampung halamannya, diLombok.Di tempat gantung diri yang tersangkut tembok bangunan itu, ditemukan foto. Namun ada dugaan, foto keluarga di sekitar lokasi gantung diri itu, bukanlah foto anak dan istrinya."Jadi kita masih terus menyelidiki kasus kematian buruh bangunan ini. Kita belum bisa menyimpulkan secara pasti penyebab kematian Suwardi," ungkap Kanit Serse Polsek Senapelan. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads