DetikNews
Kamis 07 Juni 2018, 04:25 WIB

Saksikan d'Candidate: Perang Milenial Tb Hasanuddin

Erwin Dariyanto - detikNews
Saksikan dCandidate: Perang Milenial Tb Hasanuddin Cagub Jabar Tb Hasanuddin di d'Candidate (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta - Dalam survei sejumlah lembaga, elektabilitas Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan selalu berada di urutan buncit. Toh, Tb Hasanuddin tetap percaya diri bisa memenangkan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018.

Bagi Tb Hasanuddin yang purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir mayor jenderal, dalam perang di dunia militer tak mengenal kata survei. "Yang penting kita perlu data intelijen tentang berapa orang yang akan mencoblos kita," kata Tb Hasanuddin saat tampil di d'candidate detikcom.

Politikus PDIP ini pun mengaku sudah memiliki 'data intelijen' soal calon pemilih yang akan mencoblos pasangan Tb Hasanuddin-Anton Charliyan. Pasangan Cagub Jabar nomor urut 2 itu yakin akan mendapatkan 7,3 juta pemilih.
Saksikan d'Candidate: Perang Milenial Tb Hasanuddin Tb Hasanuddin di d'Candidate (Foto: Rachman Haryanto)

Angka itu didapat dari jumlah kader PDIP di Jawa Barat yang akan memberikan suara pada 27 Juni mendatang. Tb Hasanuddin yakin angka itu masih akan bertambah selepas Hari Raya Idul Fitri nanti.

Tb Hasanuddin juga bicara soal strategi perang merebut pemilih milenial di Jawa Barat. Untuk memikat pemilih zaman now, ternyata dia tak sepenuhnya mengandalkan media sosial. Seperti Twitter, Instagram, YouTube atau pun Facebook.
Tb Hasanuddin di d'CandidateTb Hasanuddin di d'Candidate Foto: Rachman Haryanto

Alasannya, tak semua pemilih milenial di Jawa Barat melek internet. Di beberapa kampung yang banyak pemilih pemula dan milenial, koneksi internet masih belum bagus.

Apa saja strategi 'perang' milienial Tb Hasanuddin di Pilgub Jawa Barat. Tonton d'Candidate: Perang Milenial Tb Hasanuddin, Kamis 7 Juni 2018 pukul 13.00 WIB.


(erd/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed