Uni Eropa akan Kirim Misi Pengawas Perdamaian Aceh
Selasa, 19 Jul 2005 14:29 WIB
Jakarta - Uni Eropa (UE) berencana mengirimkan misi berkekuatan 200 personel untuk mengawasi jalannya perjanjian damai di Provinsi Aceh. UE juga berjanji akan memberikan tambahan dana untuk membantu wilayah konflik tersebut.Hal tersebut diumumkan oleh Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Javier Solana usai pertemuan para menteri luar negeri UE di Brussels, Belgia, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (19/7/2005).Dikatakan Solana, pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) telah meminta UE untuk berperan dalam proses perdamaian di Aceh."Kami telah menerima tawaran dari kedua pihak untuk memonitor proses perdamaian yang dihasilkan kemarin dan kami harap akan dituntaskan pada pertengahan Agustus," ujar Solana. "Mereka membutuhkan sekitar 200 pengawas," imbuhnya.Solana mengungkapkan, dirinya akan melakukan kunjungan selama dua hari ke Jakarta pada awal pekan depan untuk membahas hal ini.Pertemuan pemerintah RI dan GAM yang berlangsung di Helsinki, Finlandia, telah membuahkan kesepakatan untuk mengadakan perjanjian damai guna menyelesaikan konflik yang telah berlangsung puluhan tahun. Kedua pihak setuju untuk menandatangani nota kesepahaman pada 15 Agustus mendatang.
(ita/)











































