Bertemu Menlu AS, Retno Bahas Penanggulangan Terorisme

Bertemu Menlu AS, Retno Bahas Penanggulangan Terorisme

Faiq Hidayat - detikNews
Rabu, 06 Jun 2018 23:48 WIB
Menlu Retno LP Marsudi bertemu dengan Menlu AS. (Foto: dok. Kemlu)
Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Michael Richard Pompeo di Kemlu AS, Washington, DC. Pertemuan itu membahas kerja sama ekonomi, penanggulangan terorisme, dan pertahanan.

"Dalam kaitan ini, Menlu RI menyampaikan undangan kepada Menlu AS untuk melakukan kunjungan ke Indonesia dalam rangka melakukan pertemuan Annual Ministerial Strategic Dialogue, sebagai salah satu implementasi kemitraan strategis," demikian keterangan pers dari Kementerian Luar Negeri yang diterima detikcom, Rabu (6/6/2018).

Pertemuan itu dilakukan di Kementerian Luar Negeri Amerika, Washington, DC, Selasa (5/6). Retno menekankan pentingnya isu pemberdayaan perempuan dalam upaya pemberantasan terorisme. Kunjungan Retno ke Amerika Serikat juga dalam rangka pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam kaitan ini, Menlu RI mengharapkan dukungan AS pada pemilihan di Majelis Umum PBB pada 8 Juni 2018 yang akan datang," sambungnya.



Selain isu-isu bilateral, kedua Menlu membahas perkembangan berbagai isu kawasan dan global, termasuk isu Palestina. Retno menyampaikan kembali posisi Indonesia yang mendukung perjuangan Palestina. Indonesia mengharapkan AS dapat menjadi teman dan memperhatikan kepentingan dunia Islam.

Dalam pertemuan itu, kedua menlu juga membahas isu lain, antara lain situasi di Semenanjung Korea, Indo-Pasifik. Indonesia mengharapkan rencana KTT AS-Korea Utara dapat membuahkan hasil menuju denuklirisasi Semenanjung Korea. Perdamaian di Semenanjung Korea akan berkontribusi terhadap stabilitas di kawasan lebih luas, termasuk di Asia Tenggara.

Kedua menlu juga menegaskan pentingnya terus di jalan komunikasi mengenai pengembangan Indo-Pasifik yang inklusif, mengedepankan kerja sama dan penghormatan terhadap hukum internasional. (fai/ams)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads