Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Disetop Mulai H-10 Lebaran

Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Disetop Mulai H-10 Lebaran

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Rabu, 06 Jun 2018 22:01 WIB
Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Disetop Mulai H-10 Lebaran
Tol Jakarta-Cikampek (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Proyek light rail transit (LRT) di Tol Jakarta-Cikampek menjadi salah satu penyebab kemacetan. Untuk mengoptimalkan arus mudik, pengerjaan proyek tersebut dihentikan sementara.

"Pada H-10 sampai H+10 (Lebaran), kita hentikan proyek-proyek. Kedua, kita geser semua titiknya sehingga mendekati kondisi normal," kata General Manager PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek Raddy R Lukman saat jumpa pers di kantor pusat Jasa Marga, TMII, Jakarta Timur, Rabu (6/6/2018).

Selain proyek LRT, truk juga menambah beban kemacetan di ruas tol. Untuk mengurangi kemacetan tersebut, truk dilarang melintas di Tol Jakarta-Cikampek terutama pada puncak mudik Lebaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun ini harus diantisipasi, truknya ketemu saat mobil lagi macet-macetnya. Nah, tahun ini Pak Menhub sudah mengimbau agar tidak menggunakan tol H-6, jadi insyaallah tidak bertumpuk," kata Raddy.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-6 Lebaran. Ratusan ribu kendaraan diperkirakan keluar dari Jakarta via Tol Jakarta-Cikampek pada H-6 Lebaran.

"Terkoneksinya jalur tol dari Jakarta sampai Surabaya ini pastinya menarik animo sendiri, sehingga kita antisipasi lonjakan pada puncaknya di H-6 itu 112 ribu (kendaraan), mungkin bisa terlewati," imbuhnya.

Untuk mengantisipasi antrean di gerbang tol, Jasa Marga menyiapkan mobile reader.

"Tahun ini ada mobile reader, itu bisa menambah kapasitas transaksi 35-45 persen. Khusus di Cikarang sendiri ada 25 mobile reader, itu bisa digunakan untuk mengoptimalkan kapasitas di gerbang," tuturnya. (fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads