Diskusi bertajuk 'Ngobrol Pertahanan Indonesia (NGOPI): Peran Media Sosial dalam Mendukung Pertahanan dan Keamanan serta Meredusir Peluang Terjadinya Perpecahan di NKRI' digelar di Sekretariat PB HMI, Jalan Sultan Agung No 25, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018).
"HMI harus memperkuat database kadernya di seluruh Indonesia untuk mewujudkan HMI Digital," ujar CEO detikcom Abdul Aziz saat menjadi pembicara dalam diskusi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diskusi PB HMI tentang peran media sosial bareng CEO detikcom Abdul Aziz. (Foto: dok. Istimewa) |
"Modernisasi organisasi adalah sebuah keharusan yang patut dilakukan oleh HMI sebagai sebuah respons atas perkembangan zaman," katanya.
Abdul Aziz pun menyarankan HMI mengasah keterampilan dalam memanfaatkan media digital.
"Ke depan, kader-kader HMI perlu melakukan training secara online, dengan materi-materi yang disajikan via handphone dan alat komunikasi pendukung lainnya," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PB HMI Respiratori Saddam Al Jihad menyambut baik ide tersebut.
"Digitalisasi organisasi HMI merupakan suatu kebutuhan di era milenium. HMI akan semakin maju jika bisa membaca arah perubahan teknologi melalui artificial intelligence secara utuh. Karena Indonesia sedang memasuki era Revolusi Industri 4.0," ucap Saddam dalam kesempatan yang sama. (nvl/van)












































Diskusi PB HMI tentang peran media sosial bareng CEO detikcom Abdul Aziz. (Foto: dok. Istimewa)