DetikNews
Rabu 06 Juni 2018, 16:34 WIB

Ramadan 2018

Safari Ramadan Taiwan: dari Silaturahmi sampai Persiapan Pemilu 2019 Damai

Rahmandhika Firdauzha Hary Hernandha - detikNews
Safari Ramadan Taiwan: dari Silaturahmi sampai Persiapan Pemilu 2019 Damai Kepala KDEI Taipei Robert James Bintaryo memberikan sambutan. Foto: dok. KDEI Taipei
FOKUS BERITA: Cerita Berkesan Ramadan
Taipei - Momentum Ramadan 1439 Hijriah kali ini sepertinya sangat berkesan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di seantero Taiwan. Pasalnya, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei berhasil mengonsep agenda yang selalu ditunggu-tunggu tak hanya oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI), tapi juga para pelajar di Taiwan.

Acara ini, diadakan nonstop tiap pekan selama Ramadan. Berdasarkan keterangan dari website resmi milik KDEI Taipei, selama Ramadan 1439 H, KDEI Taipei punya dua agenda utama untuk menciptakan kehangatan silaturahim bagi para WNI perantau yang dinaunginya.

Agenda pertama bertajuk 'Semarak Ramadan di Taiwan' yang merupakan acara safari Ramadan di berbagai kota. Agenda ini diawali dari ibukota Taiwan, Taipei, tepatnya diadakan di selasar Taipei Main Station Hall pada 20 Mei lalu.

Safari kemudian berlanjut ke kota metropolitan kedua, yang terletak di Taiwan bagian selatan, yaitu Kaohsiung (27/5), lalu ke kota Tainan (3/6), Taichung (10/5), dan ditutup dengan perayaan pasca Idul Fitri di Daan Park, Taipei pada 17 Juni mendatang.

Bulan Ramadan seperti saat ini merupakan waktu yang tepat jika diisi dengan semangat bekerja dan berkarya, bukan malah jadi bermalas-malasan dan tidak produktif. Bukankah semangat dalam bekerja adalah bagian dari amal soleh dalam menjalankan ibadah puasa?," pesan Robert James Bintaryo, Kepala KDEI Taipei saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara Semarak Ramadan kepada ratusan WNI yang memadati selasar Taipei Main Station Hall.

Dalam agenda Semarak Ramadan di Taiwan ini, KDEI Taipei turut serta sejumlah bank dan perusahaan yang sering bersinggungan langsung dengan kehidupan para WNI di Taiwan sebagai sponsor.

Tak lupa, karena 2018 adalah warming up menjelang Pemilihan Umum 2019, KDEI Taipei pun mengajak Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Taipei dan Panitia Pengawas Pemilihan Umum Luar Negeri (Panwaslu LN) Taipei untuk turut serta meramaikan acara safari tersebut.

Bahkan, PPLN Taipei diberikan kesempatan untuk mengisi rangkaian acaranya. Tujuannya, untuk memberikan sosialisasi sejak dini kepada masyarakat terkait sistem yang akan diberlakukan saat pemilihan umum nanti, dari mulai proses pra hari-H, proses pelaporan ketika menemukan pelanggaran, hingga teknis pelaksanaan hari-H pemilihan umum nanti.

Selain PMI, banyaknya jumlah pemilih dari kalangan pelajar di Taiwan juga tak bisa dianggap enteng. Karenanya, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Taiwan ikut dihadirkan untuk menyemarakkan agenda tersebut.

"Bahkan saat di Tainan, ada sebuah prosesi deklarasi pelaksanaan Pemilihan Umum 2019 Aman dan Damai oleh sekumpulan organisasi masyarakat Indonesia yang ada di Taiwan dalam rangkaian acara Semarak Ramadan," ujar Amran Purwata, anggota Panwaslu LN Taipei, yang menghadiri agenda tersebut.

Penyebaran pamflet sosialisasi Pemilu oleh PPLN Taipei. Penyebaran pamflet sosialisasi Pemilu oleh PPLN Taipei. Foto: dok. KDEI Taipei


Selain Semarak Ramadhan, agenda kedua yang tak kalah gencar dipublikasikan oleh KDEI Taipei adalah 'Buka Puasa Bersama KDEI Taipei' yang diselenggarakan secara open house di Garena building Neihu road, Taipei, yang merupakan lokasi KDEI Taipei.

Agenda ini dilaksanakan setiap akhir pekan antara hari Jumat atau Sabtu mulai 19 Mei lalu hingga pekan terakhir Ramadhan 1439 H. Susunan acara dalam agenda ini antara lain adalah sesi ramah-tamah dan tausiah menjelang buka puasa yang diisi secara bergantian oleh ustaz pilihan KDEI Taipei.

Suasana menjelang bukber. Suasana menjelang bukber. Foto: dok. KDEI Taipei


Selanjutnya, diteruskan dengan berdoa bersama dan mencicipi takjil saat waktu berbuka puasa tiba, lalu salat maghrib berjemaah, makan bersama, sebelum kemudian ditutup dengan agenda salat tarawih berjemaah.

Makan bersama. Makan bersama. Foto: dok. KDEI Taipei


"Agenda semacam ini menjadi penting karena pada dasarnya para perantau yang berada di luar negeri, merindukan adanya agenda makan dan ngumpul bareng yang bisa menjadi ajang silaturrahim dan saling berinteraksi antarWNI," ujar salah satu mahasiswa kampus di Taipei yang hadir di acara tersebut.


*) Rahmandhika Firdauzha Hary Hernandha atau Ozha, adalah mahasiswa S2 bidang studi Materials Science and Engineering, National Central University (NCU) Taiwan. Selain kuliah, Ozha juga aktif berorganisasi dengan menjadi Sekretaris Jenderal di PPI Taiwan (2017/2018) serta Staf di Tim Siaran Radio, Kantor Komunikasi PPI Dunia (2017/2018).


*) Artikel ini terselenggara atas kerja sama detikcom dan PPI Dunia.


Bagi Anda para pembaca detikcom yang memiliki cerita berkesan Ramadan seperti di atas, silakan kirimkan tulisan Anda ke e-mail: ramadan@detik.com. Jangan lupa sertakan nomor kontak Anda dan foto-foto penunjang cerita.
(rns/rns)
FOKUS BERITA: Cerita Berkesan Ramadan
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed