DetikNews
Rabu 06 Juni 2018, 10:53 WIB

Peringati Nuzulul Quran, PPP Bahas Terorisme

Moch Prima Fauzi - detikNews
Peringati Nuzulul Quran, PPP Bahas Terorisme Foto: PPP
Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar peringatan Nuzulul Quran di Kantor DPP PPP Jalan Diponegoro Jakarta Pusat. Dalam kesempatan ini dengan menggundang mantan Wakil Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) KH Asad Said Ali, Ketua Umum PPP M Romahurmuziy mengingatkan kembali tentang bahaya terorisme dan intoleransi di Indonesia.

"Bapak Asad Said Ali ini merupakan mantan wakil ketua BIN untuk empat ketua BIN dan empat presiden Indonesia. Beliau termasuk tokoh yang paling mengetahui tentang terorisme di Indonesia," kata Rommy keterangan tertulis, Rabu (6/6/2018).



Pakar terorisme yang telah lama meneliti tentang Al Qaeda ini memberikan ceramah mengenai akar-akar terorisme dan radikalisme di dunia.

Ia menyebutkan bahwa di luar negeri radikalisme lahir sebagai perlawanan atas sekularisme. Selain itu banyak juga umat muslim yang menurut Asad memiliki paham yang salah tentang jihad dan khilafah.



Dia menyebutkan, Indonesia beruntung memiliki Pancasila sebagai dasar negara. Menurutnya, Pancasila merupakan perpaduan antara pemahaman Barat dengan agama dan mampu meredam paham radikal. Bahkan, ia mengatakan pernah diminta untuk menyampaikan sosiologi Pancasila di Pakistan untuk meredam radikalisme.

"Banyak orang yang memiliki paham yang salah tentang jihad di mana ada yang menilai jihad adalah fardhu ain dan dalam berjihad diperbolehkan untuk membunuh," pungkasnya.
(mul/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed