Deptan Galakkan 9 Cara Jitu Berantas Flu Burung

Deptan Galakkan 9 Cara Jitu Berantas Flu Burung

- detikNews
Selasa, 19 Jul 2005 11:54 WIB
Jakarta - Virus flu burung menghantui warga Tangerang. Departemen Pertanian pun intensif melaksanakan sembilan strategi untuk menanggulangi virus itu.Strategi pertama, biosekuriti secara ketat. Ini merupakan tindakan pertahanan pertama untuk pengendalian wabah dan mencegah penularan.Kedua, tindakan pemusnahan unggas secara selektif (depopulasi) di daerah tertular. Contohnya, bila dalam satu kandang babi atau unggas terdapat 100 ekor dan 10 ekornya terserang flu burung, maka 100 babi dalam satu kandang itu harus dimusnahkan.Di dalam depopulasi terdapat tindakan disposal, yakni prosedur untuk pembakaran dan penguburan terhadap bangkai, kandang, kotoran, atau peralatan lain yang terkontaminasi.Ketiga, vaksinasi atau pengebalan. Keempat, pengendalian lalu lintas unggas. Kelima, surveillance dan penelusuran. Sasarannya, semua spesies unggas yang rentan penyakit dan sumber penyebaran penyakit.Keenam, peningkatan kesadaran masyarakat. Ketujuh, pengisian kembali atau restocking unggas. Kedelapan, tindakan pemusnahan unggas secara menyeluruh dalam stamping out di daerah tertular baru. Kesembilan, monitoring pelaporan dan evaluasi.Kepala Sub Direktorat Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan drh Sudarmono mengimbau masyarakat tidak panik terhadap merebaknya wabah flu burung."Karena untuk virus flu burung itu hidup di tempat yang basah, dan itu pun dalam waktu sebulan. Bila terkena sinar matahari, virus itu langsung mati," kata Sudarmono di Departemen Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (19/7/2005).Penyakit flu burung tidak termasuk food borne desease atau penyakit yang ditularkan melalui makanan. Tetapi flu burung merupakan air borne desease, yakni penularannya melalui kontak udara."Masyarakat aman untuk mengonsumsi unggas, sekalipun unggas itu terkontaminasi flu burung. Karena masyarakat memasak daging olahannya pada suhu 100 derajat," jelasnya.Untuk lebih aman, lanjut Sudarmono, minimal memasak ayam dalam suhu 80 derajat selama satu menit, atau 70 derajat selama 30 menit.Sedangkan untuk mengolah telur, direbus atau dimasak pada suhu 64 derajat selama 4,5 menit.Almarhum auditor senior BPK Iwan Siswara dinyatakan positif terjangkit virus flu burung. Dia merupakan warga Villa Melati Mas, Serpong, Tangerang. Virus flu burung juga telah menjangkiti peternakan babi di Tangerang. Alhasil, Kabupaten Tangerang kini dikategorikan sebagai daerah merah. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads