Kala Habib Rizieq Merasa Harus Hijrah ke Mekah

Kala Habib Rizieq Merasa Harus Hijrah ke Mekah

Faiq Hidayat, Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 05 Jun 2018 21:49 WIB
Kala Habib Rizieq Merasa Harus Hijrah ke Mekah
Habib Rizieq Syihab (Ilustrator: Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta - Habib Rizieq Syihab sudah berada di Arab Saudi sejak April 2017 lalu. Setahun lebih berada di Tanah Suci, Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif, menyebut Habib Rizieq tengah hijrah.

Slamet mengatakan dalam beberapa kesempatan terus menyampaikan kangennya umat kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI). Habib Rizieq, seperti yang disampaikan Slamet, menimpali rasa rindu yang lebih kepada umat.


"Kita selalu sampaikan beliau, 'Habib, umat kangen'. 'Sampaikan ke umat, kangen saya lebih kangen dari umat'. Lalu bagaimana rencana pulang? Suatu saat beliau pasti akan pulang, menunggu waktu tepat pulang ke Tanah Air," kata Slamet kepada wartawan dalam jumpa pers soal pertemuan dengan Habib Rizieq di Mekah di Balekambang, Condet, Jakarta Timur, Selasa (5/6/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Slamet yang juga juru bicara FPI ini mengatakan hijrah (kepergian) Habib Rizieq ke Mekah demi kemaslahatan umat. Rizieq disebut mengikuti jejak Rasulullah.

"Karena sudah lama kondisinya beliau harus hijrah (pergi), mengikuti jejak baginda Rasullulah, ketika dirinya diancam yang menyangkut kemaslahatan umat beliau hijrah (pergi)," ucap Slamet.


Slamet mengatakan masalah yang menerpa Habib Rizieq menyangkut kemaslahatan umat. Habib Rizieq berada di luar negeri, kata Slamet, juga untuk keselamatan umat.

"Akan berdampak pada dakwah, berdampak pada umat, maka untuk sementara waktu hijrah ke Kota Mekah. Pertimbangannya cuma satu, menyelamatkan umat," ujarnya.


Habib Rizieq sendiri mulai hijrah (pergi) ke Mekah, saat polisi mengusut kasus pidana chatting berkonten pornografi 'baladacintarizieq' yang diduga dilakukan dia dengan muridnya, Firza Husein. Rizieq juga sebelumnya terjerat kasus penodaan Pancasila. Namun, untuk kasus yang terakhir ini, Polda Jawa Barat sudah menghentikan penyelidikan kasus karena tak ditemukan bukti yang cukup.

Semenjak berada di Mekah juga, setidaknya sudah ada 8 kali kabar Habib Rizieq kembali ke Indonesia. Terakhir, Habib Rizieq sempat dikabarkan akan pulang 21 Februari lalu. Saat itu persiapan penyambutan dilakukan di Petamburan, wilayah jadi basis utama FPI. Massa juga sempat memenuhi ruas jalan tol dari Petamburan mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, tempat Rizieq dijadwalkan mendarat. (jbr/idh)


Berita Terkait