Annan Sambut Baik Perjanjian RI-GAM, Minta Asing Pantau

Annan Sambut Baik Perjanjian RI-GAM, Minta Asing Pantau

- detikNews
Selasa, 19 Jul 2005 09:38 WIB
Jakarta - Sekjen PBB Kofi Annan menyambut baik hasil kesepakatan pertemuan informal kelima antara RI-GAM di Helsinki, Finlandia. Kesepakatan ini mengakhiri konflik yang sudah berlangsung selama 30 tahun di Aceh tersebut."Sekjen PBB memuji komitmen kedua belah pihak untuk mencapai perdamaian di Aceh dan meminta untuk segera diimplementasikannya butir-butir kesepakatan," ujar Juru Bicara Sekjen PBB di Markas Besar PBB, New York, seperti dilansir United Press International Selasa, (19/7/2005).Annan mengharapkan pihak RI maupun GAM bisa menandatangani memorandum kesepahaman pada tanggal 15 Agustus mendatang. Dengan demikian masa depan Aceh akan lebih baik."Dia juga menghargai peran mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari yang telah menjadi mediator," kata Jubir tersebut.Dalam pernyataan tersebut Annan meminta kesediaan negara-negara Uni Eropa dan Asean untuk memonitor kondisi Aceh pasca penandatanganan MoU.Pemerintah Indonesia dan GAM akhirnya mencapai kesepakatan damai untuk menghentikan kekerasan di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Kesepakatan itu dicapai pada hari terakhir perundingan babak kelima Indonesia-GAM di Helsinki, Finlandia, Minggu (17/7/2005).Isu utama yang menjadi pembahasan adalah keinginan GAM untuk membentuk parpol lokal di Aceh. Sementara RI menginginkan partai tersebut bersifat nasional dan berkedudukan di Jakarta. (ddn/)


Berita Terkait