"Pembangunan gelagar sudah selesai. Hari ini sudah tersambung. Gelagar itu rantai besi yang menghubungkan kedua tiang di seberang sungai," kata Kepada Desa Bonto Matinggi Khaerul kepada detikcom, Selasa (5/6/2018).
Pembangunan ini melibatkan 5 orang pekerja, beserta mandornya. Kherul mengakui ada keterlambatan pembangunan karena terkendala suasana Ramadan dan cuaca yang tidak menentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah gelagar jembatan disambungkan, maka tahap berikutnya adalah pemasangan kayu di atas gelagar.
"Jadi gelagarnya terpasang, lalu ada tempat kayu yang dipasangkan dan juga ada besi panjang. Gelagar ini telah menyambung dari tiang ke tiang," ujarnya.
Jika tidak ada halangan, maka seluruh bagian yang menghubungkan jembatan akan selesai pada Rabu (6/6) besok.
Sebelumnya, tali sling yang akan dipergunakan untuk membangun jembatan gantung juga telah dibentangkan. Plt Gubernur Sulsel Soni Sumarsono telah meminta pengerjaan jembatan ini selesai sebelum lebaran.
Soni menjanjikan dirinya sendirilah yang akan meresmikan jembatan yang disebutnya sebagai jembatan gotong royong itu. (fiq/asp)











































