SPBU di Riau Diserbu Pengecer Luar Daerah

SPBU di Riau Diserbu Pengecer Luar Daerah

- detikNews
Senin, 18 Jul 2005 17:50 WIB
Pekanbaru - Tak ada kelangkaan BBM di Provinsi Riau yang dikenal sebagai raja ladang minyak. Kondisi seperti ini dimanfaatkan pengecer dari luar Riau memborong BBM di Bumi Lancang Kuning itu. Pengecer itu berasal dari Jambi, Sumbar dan Sumut.Sejumlah SPBU di Riau khususnya di daerah perbatasan menjadi incaran empuk para pengecer minyak bensin dan solar. Misalnya saja SPBU di Kabupaten Taluk Kuantan yang berada di perbatasan Jambi dan Sumatera Barat. Dengan membludaknya para pengecer minyak ini, SPBU di Taluk pun terjadi antrean panjang pengisi BBM.Salah seorang pengecer asal Sumatera Barat, Rizal Piliang, kepada detikcom mengatakan, dalam tiga hari terakhir ini dia terpaksa membeli solar dan bensi ke Taluk Kuantan. Hal itu dilakukan karena di daerahnya tepatnya di Batang Kering, sudah tidak tersedia lagi BBM. Setiap membeli, Rizal membawa 2 jerigen, masing-masing berisi 70 liter bensin, plus satu jerigen berisi solar. "Nanti kami jual di daerah kami dengan mengambil keuntungan minimal Rp 2.500/liter," kata Rizal yang jarak kampungnya ke SPBU Taluk Kuantan sekitar 60 km.Rizal menjelaskan, para pengecer dari sekitar kampungnya ada 10 orang yang mesti hilir mudik membeli ke Riau. Mereka rata-rata menumpang sepeda motor yang hanya mampu membawa 3 jerigen yang dilengkapi dengan keranjang."Sudah tiga pekan ini kita membeli minyak dari Riau," kata Rizal di Taluk Kuantan, sekitar 120 km arah barat Pekanbaru.Selain dari Sumbar, di sana juga kumpul para pengecer dari Jambi yang jaraknya sekitar 170 km dari Taluk Kuantan. Namun mereka mengaku, kadang terpaksa menginap satu malam di Taluk Kuantan apabila stok BBM di SPBU kehabisan."Kadang terpaksa nginap di Riau kalau stok BBM lagi habis. Tapi biasanya keesokan harinya kita akan mendapat jatah minyak," kata Sunarto, pengecer asal Jambi.Dari pantauan di lapangan, dengan diserbunya SPBU di Taluk, maka antrean panjang hingga ratusan meter pun menjadi pemandangan tersendiri dalam sepekan ini. Hampir saban hari SPBU di Taluk terpaksa melayani pengecer dari dua daerah Sumbar dan Jambi.Diketahui juga, hal yang sama juga terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Rokan Hilir yang berbatasan dengan Sumatera Utara. Di sana juga diserbu puluhan pengecer minyak dari Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara.Dengan banyaknya SPBU yang memasok pengecer dari luar daerah, maka kebutuhan masyarakat Riau sendiri tersendat. Padahal saat ini kebutuhan di Riau meningkat.Saat ini warga khawatir BBM akan langka. Padahal Pertamina menjamin tidak akan terjadi kelangkaan BBM. "Untuk Riau, stok BBM masih mencukupi 5 sampai 20 hari," kata Wira Penjualan Pertamina Pekanbaru, Asep Wicaksono kepada detikcom.Asep menjelaskan, pihaknya tetap berkerja sama dengan aparat kepolisian dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan di masing-masing kabupaten untuk mencegah kebocoran BBM jatah Riau ke provinsi lain. "Karena itu kita melakukan pengawasan ketat dan penertiban di sejumlah SPBU, " kata Asep. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads