Ditemukan Babi Idap Flu Burung, Tangerang Jadi Daerah Merah
Senin, 18 Jul 2005 17:07 WIB
Jakarta - Kabupaten Tangerang kini dikategorikan sebagai daerah merah setelah ditemukannya virus flu burung yang menjangkiti peternakan babi. Namun status rawan flu burung itu tidak berlaku pada manusia."Hanya berlaku untuk hewan dan peternakan. Karena hewan yang terjangkitlah yang harus dimusnahkan atau eradikasi," kata Menkes Siti Fadillah Supari, usai peringatan Hari Anak Nasional di Depkes, Jl. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (18/7/2005).Menkes mengaku belum mengetahui jenis flu unggas apa yang menjangkiti hewan ternak babi itu. "Kita masih menunggu hasil dari Hong Kong. Mudah-mudahan hasil dari sampel itu bukan jenis flu burung yang sudah termutasi," harap Menkes.Virus itu diduga bisa berubah menjadi sub tipe baru apabila terjangkit pada babi. Bahkan, antibodi manusia dikhawatirkan juga tidak bisa menanggulangi virus baru tersebut.Kasus flu burung yang menimpa Khairil Anwar di Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu, diduga juga berasal dari Tangerang. Sebab, sebagian pasokan telur ayam Sulsel berasal dari Tangerang.Menkes juga mengaku sudah mengetahui hal tersebut. "Kita masih menyelidiki, tapi ini sulit juga. Yang di Sulsel itu positif, tapi orangnya sehat, jadi tergantung strain (jenis)nya," katanya.
(fab/)











































