Soal Jokowi-JK Jilid II, Golkar Sepakat Jabatan Wapres Cukup 2 Kali

Carlo Homba - detikNews
Sabtu, 02 Jun 2018 18:38 WIB
Diskusi Jokowi-JK jilid II oleh Golkar (Carlo/detikcom)
Jakarta - Partai Golkar selesai menggelar diskusi yang mengkaji kemungkinan memajukan Jusuf Kalla sebagai pendamping Joko Widodo kembali pada Pilpres 2019. Hasilnya, Golkar memandang masa jabatan presiden dan wakil presiden cukup dua kali.

"Asumsinya, kita patuh pada konstitusi karena jelas dalam undang-undang, yang menjelaskan Pasal 7 itu ya hanya dua kali masa jabatan dalam jabatan yang sama. Bahwa seorang presiden dan wakil presiden hanya satu kali (satu periode) dan setelah itu dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan," ujar Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (2/6/2018).

"Demikian UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, sudah jelas memiliki penjelasannya, turut-turut atau tidak berturut-turut, ya cukup dua kali," tegas Agung.



Agung mengatakan Dewan Pakar Golkar menggelar diskusi ini karena terjadi semacam polemik di masyarakat terkait masa jabatan presiden/wapres. Agung menegaskan Golkar taat konstitusi.

Jadi Dewan Pakar kemudian memberikan respons bahwa sudah terjadi semacam polemik di masyarakat yang perlu diberi sebagai sumbangsih dari partai kepada publik bahwa inilah sebenarnya asal-usul secara historical, historis fakta.

"Kami sudah mengatakan kami setia pada Mahkamah Konstitusi, tapi pandangan kami seperti ini. Karena pandangan ini berdasarkan institusi tadi, didasarkan pada ketentuan-ketentuan yang berlaku di dalam UUD. Sejarah sudah seperti itu yang tujuannya adalah untuk membawa negara kita ini kepada pembaharuan," ucap dia.

"Di situ ada pembatasan masa jabatan presiden dan wakil presiden yang sebelumnya menimbulkan penafsiran macam-macam. Saya kira pandangan itulah yang kami sampaikan. Kami tidak mempersoalkan keputusan, itu haknya Mahkamah Konstitusi. Komitmen kami adalah sama-sama kita konsisten penegakan konstitusi," tegas Agung.



Tonton juga 'Golkar: Masa Jabatan Presiden dan Wapres hanya Dua Periode':

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/bag)