DetikNews
Jumat 01 Juni 2018, 11:36 WIB

Ketua DPR Ingatkan Pejabat Terapkan Nilai Pancasila dalam Bertugas

Mustiana Lestari - detikNews
Ketua DPR Ingatkan Pejabat Terapkan Nilai Pancasila dalam Bertugas Foto: DPR
Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bersama dengan Presiden Jokowi dan sejumlah pejabat negara memperingati Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kompleks Kementerian Luar Negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang bertugas membacakan Pembukaan UUD 1945 mengingatkan pejabat akan pentingnya nilai Pancasila dalam bertugas.

"Upacara kali ini bukan seremonial belaka. Saya pribadi beserta para pejabat lain yang hadir harus menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam mengatur penyelenggaraan negara. Sehingga mampu menata kehidupan warga dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Karena jika para penyelenggara negara sudah bisa menjadi teladan sebagai agen Pancasila, otomatis rakyat akan mengikutinya," jelas Bamsoet dalam keterangan tertulis, Jumat (1/6/2018).

Sehingga tingkah laku dan tindak tanduk para pemimpin serta seluruh rakyat Indonesia harus mencerminkan semua sila yang ada di dalam Pancasila karena Pancasila merupakan way of life bangsa Indonesia.

"Kita harus terus mengingat dasar negara Pancasila yang merupakan landasan cita-cita perjuangan bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila harus diterapkan untuk mewujudkan kesatuan dan persatuan bangsa," ujar Bamsoet.



Politisi Partai Golkar ini mengaku tak mampu membayangkan apa jadinya Indonesia jika para pejabat dan warganya tak lagi menghayati dan mengamalkan Pancasila. Negara Indonesia dengan luas yang sangat besar dan komposisi penduduk yang beragam ini bisa terpecah belah seperti halnya yang terjadi di Timur Tengah ataupun belahan dunia lainnya tanpa adanya Pancasila.

"Sangat ngeri membayangkan Indonesia tanpa Pancasila. Ibaratnya sebuah rumah, Pancasila adalah pondasi yang kuat sehingga mampu menopang Indonesia agar kokoh dan tidak roboh. Karena Pancasila semua kebhinekaan yang ada tidak membuat kita terpecah, melainkan diikat menjadi suatu kekuatan besar," papar Bamsoet.



Mantan Ketua Komisi III DPR RI mengingatkan bahwa tantangan ke depan yang dihadapi Bangsa Indonesia akan sangat berat. Apalagi, menurutnya berbagai bentuk penggerusan nilai Pancasila akan semakin dahsyat. Oleh karena itu, perlu kesadaran kolektif sebagai sebuah bangsa untuk tidak menjadikan Pancasila sekadar hafalan di luar kepala maupun hiasan di dinding rumah atau kantor.

"Kita harus mewaspadai segala upaya yang merusak ideologi Pancasila untuk menghancurkan bangsa Indonesia. Mari bersama jaga dan junjung tinggi Pancasila dari berbagai serangan ideologi lain yang tak senapas dengan nilai-nilai kehidupan sosial masyarakat Indonesia," pungkas Bamsoet.

Dalam upacara tersebut, Presiden Joko Widodo bertindak sebagai Inspektur Upacara, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan bertugas membaca Teks Pancasila, Ketua DPR membacakan Pembukaan UUD 1945, dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membacakan doa. Hadir dalam upacara ini Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta jajaran menteri Kabinet Kerja, Presiden ke-5 Megawati, Wakil Presiden ke-6 Tri Sutrisno, mantan Wakil Presiden ke-11 Boediono serta pimpinan lembaga negara lainnya.
(mul/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed