DetikNews
Kamis 31 Mei 2018, 17:33 WIB

Harimau Santroni Kampung, Polisi Utamakan Keselamatan Warga

Audrey Santoso - detikNews
Harimau Santroni Kampung, Polisi Utamakan Keselamatan Warga Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Pekanbaru - Harimau Sumatera kini berkeliaran di perkebunan sawit di Pasir Penyu, Indragiri Hulu (Inhu) Riau. Polri meminta polisi setempat mengutamakan keselamatan masyarakat.

"Masalah harimau, jelas kepolisian tugas pokoknya diutamakan adalah keselamatan warga masyarakat," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono ketika dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (31/5/2018).

Syahar mengatakan, di samping keselamatan warga, polisi harus berupaya semaksimal mungkin menyelamatkan si harimau. Diketahui, harimau merupakan hewan yang dilindungi.

"Kemudian semaksimal mungkin juga menjaga satwa. Dua-duanya bisa dijaga, karena harimau kan termasuk hewan yang dilindungi," ujar Syahar.

Dia menuturkan, agar tidak terjadi konflik antara harimau dan masyarakat, kepolisian perlu turut menyadarkan tentang status hewan buas itu yang masuk kategori satwa dilindungi.

"Perlu penyadaran kepada masyarakat juga bahwa harimau hewan dilindungi. Bhabinkamtibmas setempat harus melakukan langkah-langkah yang bisa mengayomi masyarakat dan juga menyelamatkan daripada satwa harimau itu," ucap Syahar.


Syahar menambahkan kepolisian setempat meningkatkan patroli di lokasi-lokasi tempat harimau Sumatera diketahui berkeliaran.

"Kami melakukan peningkatan patroli di seputaran wilayah yang menjadi tempat berkeliarannya harimau itu," tutur Syahar.

Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting, Kamis (31/5/), menjelaskan harimau liar masuk ke perkebunan sawit. Harimau pertama kali dilihat oleh karyawan perkebunan. Selanjutnya pihak karyawan melaporkan hal itu ke pihak kepolisian.

Atas laporan warga, kata Dasmin, pihaknya berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBSKDA) Riau untuk terjun ke lokasi bersama. Walau tapak harimau dipastikan ada di perkebunan sawit, sejauh ini ternak milik masyarakat sekitar belum ada yang menjadi korban.

Dasmin menerangkan telah berkoordinasi dengan BBKSDA Riau untuk mengambil langkah dalam mengatasi harimau masuk ke perkebunan sawit.
(aud/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed