Keluarga Iwan Ingin Sudahi Polemik Kematian Iwan dan Anaknya
Minggu, 17 Jul 2005 23:04 WIB
Jakarta - Keluarga Iwan tidak ingin terjadi polemik yang berkepanjangan antara keluarga, Departemen Kesehatan, warga kompleks dan media massa soal penyebab kematian Iwan. Mereka tidak ingin dituduh sebagai penyebar penyakit flu burung. "Apa pun penyebab kematian keluarga kami itu semua takdir dari Allah. Saya lebih bangga Iwan mati kena flu burung daripada ditangkap polisi karena korupsi" ujar Dedi, salah satu anggota keluarga Iwan, saat penyuluhan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dengan warga di Villa Melati Mas, Serpong Minggu (17/7/2005).Di akhir acara tadi, Dedi wakil dari pihak keluarga Iwan menyatakan terima kasih kepada Depkes dengan diadakannya penyuluhan mengenai penyakit flu burung. Selain itu pihak keluarga Iwan menyampaikan, kalau pernyataanya ini merupakan pernyataan terakhir di media massa. Dalam acara penyuluhan itu warga mendengarkan penjelasan mengenai penyakit flu burung dari Dirjen PPMPL Departemen Kesehatan I Nyoman Kandun. Penyuluhan itu dilanjutkan dengan tanya jawab dengan warga Villa Melati Mas. Seluruh warga yang hadir tampak sangat antusias untuk mengajukan pertanyaan.Beberapa pertanyaan yang diajukan warga kebanyakan soal penanganan lanjutan oleh Depkes dan soal vara penularannya. Apakah penularan hanya lewat unggas saja karena faktanya kedua anak Iwan mengalami hal yang sama.Menkes yang ditanyai oleh sejumlah warga menjelaskan, penanganan lanjutan dari Depkes sampai saat ini melalui penelitian lanjutan di Hongkong dan penyuluhan mengenai perlunya menjaga kesehatan lingkungan.Sedangkan mengenai perlakuan terhadap jenazah Iwan dan kedua anaknya yang tidak boleh dilihat oleh keluarganya, Menkes menyatakan, karena saat itu situasinya belum jelas. Soalnya penyebab kematian Iwan dan kedua anaknya belum diketahui sehingga pihak rumah sakit. "Lebih baik kita anggap dan kitaperlakukan seperti macan daripada seperti kucing," ujarnya.Menkes juga menanyakan kepada seluruh warga yang hadir apakah mereka puas dengan penjelasan yang di berikan. Lalu dengan serempak warga menyatakan puas.Namun penjelasan Menkes itu tidak memuaskan semua pihak. Ketidakpuasan itu salah satunya datang dari Suparman, warga Villa Melati Mas yang tinggal di Blok SR. "Penjelasan tadi sangat prosedural dan standar," kata Suparman kepada detikcom.
(mar/)











































