Mereka Bicara Kekurangan Artidjo, dari Hakim Agung hingga Sahabat

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 30 Mei 2018 08:31 WIB
Mereka Bicara Kekurangan Artidjo, dari Hakim Agung hingga Sahabat
Todung Mulya Lubis (ari/detikcom)

Todung mengenal Artidjo sejak ia muda. Sebagai sesama penggiat LBH, Todung mengetahui betul watak sahabatnya. Bedanya, Todung tetap di jalan advokat dan kini menjadi Dubes RI untuk Norwegia, sedangkan Artidjo menjadi hakim agung.

"Dia itu kurang supel. Menurut saya itu titik lemahnya. Itu bukan saja sesama kolega hakim agung, bukan hanya pada sesama kolega advokat, bukan hanya sesama kolega LBH. Praktik di semua tempat Artidjo itu kaku," kata Todung yang dituangkan dalam buku 'Artidjo: Sebuah Biografi' karya Puguh Windrawan dalam halaman 212.

Todung berharap dengan Artidjo menikah, sikapnya akan berubah. Lebih komunikatif. Tapi ternyata pernikahan tidak membuat dia lebih fleksibel.

"Menurut saya sudah waktunya untuk mengalokasikan jalan ke Australia, misalnya. Jalan ke China, ke Norwegia misalnya. Dan menyaksikan konser piano, konser simponi dan sebagainya. Itu harus mulai dia lakukan. Hidupnya mesti lebih diwarnai oleh kesenian, kebudayaan dan olahraga. Kalau mungkin itu dia lakukan, mungkin dia akan tampil lebih manusiawi," ujar Todung di halaman 213.



(asp/gbr)