Orang Gila Ngamuk, Kapolpos Tewas Ditebas

Orang Gila Ngamuk, Kapolpos Tewas Ditebas

- detikNews
Minggu, 17 Jul 2005 18:12 WIB
Kupang - Hati-hati jika bertemu orang gila. Apalagi orang gila yang sedang mengamuk. Sebab, kalau tidak nasib anda nanti akan seperti Kepala Pos Polisi (Kapolpos) Wolojita Brigadir Siprianus Sosa Pidi. Polisi ini tewas dibacok orang gila yang tengah mengamuk.Peristiwa naas yang dialami ini Siprianus ini, terjadi di Wiwimepo, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Bahkan Wakapolres Ende, Kompol Arif Agus Marwan nyaris tewas akibat sabetan parang orang gila yang belakangan diketahui bernama Laurensius Mbale ini.Aksi brutal Laurensius tidak hanya kali ini saja. Sebelumnya seorang pegawai Dinas Pertanian juga sempat menjadi korban. Walaupun sempat luka parah akibat mendapat bacokan, namun pegawai negeri ini sempat menyelamatkan diri. Ia kemudian melaporkan insiden itu kepada aparat kepolisian. Kapospol Wolojita Brigadir Siprianus bersama beberapa anggota polisi kemudian mendatangai lokasi kejadian untuk mencari orang gila itu pada keesokan harinya. Namun saat Siprianus dan anak buahnya hendak mengamankan Laurensius Mbale, bukannya penyerahan diri yang didapat tapi malah rombongan polisi itu diserang Laurensius dengan parang.Mereka diserang secara membabi buta. Anggota polisi lari berhamburan. Namun Kapospol tidak dapat menyelamatkan diri dan tewas ditebas dengan parang berulang kali. Sekujur tubuhnya terdapat bekas luka bacokan.Beberapa anggota polisi kemudian menghubungi Markas Polres Ende untuk meminta bantuan. Penangkapan pun langsung dipimpin Wakapolres Ende Kompol Arif. Rombongan Arif pun mendapat serangan yang sama, bahkan serangannya lebih hebat. Aparat berulang kali mengeluarkan tembakan peringatan tetapi tidak digubris. Tak mau ambil risiko, akhirnya polisi pun melumpuhkan Laurensius dengan timah panas. "Saya beri tembakan peringatan tiga kali, tapi si gila tak takut dan menyerang kami. Saya perintahkan anggota untuk tembak kakinya. Tetapi dasar orang gila, dia malah maju terus danmenyerang kami," kata Arif saat kepada detikcom, Minggu (17/7/2005). Akhirnya, anak buah Arif langsung menyarangkan timah panas ke badannya. Orang gila ini masih tersu mengamuk kendati sudah ditembak di bagian badannya. Pelaku baru berhasil dilumpuhkan setelah tembakan terakhir yang dilakukan Wakapolres bersarang tepat di bagian wajahnya. Laurensius pun tersungkur dan tidak lagi melakukan penyerangan. Peluru itu telah mencabut nyawa Laurensiu. Saat ini, jenazah Laurensius dan Kapospol Wolojita sudah dimakamkan oleh keluarganya. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads