Polisi Tangkap Penyebar Pamflet Tolak Penggusuran Senen

Polisi Tangkap Penyebar Pamflet Tolak Penggusuran Senen

- detikNews
Minggu, 17 Jul 2005 14:28 WIB
Jakarta - Ketegangan antara aparat tramtib dan polisi dengan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Senen, Jakarta, belum mereda. Seorang pemuda berusia 20 tahun diamankan polisi, karena menyebarkan pamflet menolak penggusuran.Hingga pukul 14.00 WIB, Minggu (17/7/2005), pengamanan ekstra ketat masih dilakukan di sekitar Pasar Senen. Sekitar 70 personil kepolisian masih menjaga lokasi penggusuran pedagang kaki lima (PKL). Tak hanya polisi, penjagaan juga dilakukan sekitar 250 aparat Ketenteraman, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat (Tramtib dan Limas). Penggusuran terhadap PKL di Pasar Senen berakhir bentrok, Sabtu (16/7/2005) kemarin. Akibat bentrokan itu, dua orang menderita luka-luka. Sebenarnya, penggusuran telah dilakukan sejak Rabu (13/7/2005) hingga Kamis (14/7/2005) dini hari. Namun saat itu tak terjadi perlawanan berarti. Siang ini, ketegangan kembali muncul, ketika seorang pemuda berusia 20 tahun menyebarkan selebaran menolak penggusuran. Pemuda tersebut saat diamankan di Polres Senen mengaku seorang mahasiswa. Pemuda itu melakukan tindakan itu karena ibunya merupakan salah satu PKL yang digusur.Identitas pemuda itu terungkap bernama Musa Al Azhar, mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, jurusan Dakwah. Sejauh pantauan detikcom, meski ketegangan masih mewarnai kawasan Senen, lalu lintas tetap lancar. Para pedagang kebanyakan masih bertahan di sekitar lokasi untuk menjaga barang dan lapak-lapak yang sudah digusur oleh aparat. (san/)


Berita Terkait