Soal Flu Burung, Sebaiknya Menkes Mundur
Minggu, 17 Jul 2005 08:03 WIB
Jakarta - Pernyataan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari soal penyebab kematian keluarga Iwan Siswara Rafei, auditor BPK, yang diduga disebabkan oleh flu burung menuai kritikan keras. Lembaga Bantuan Hukum Kesehatan (LBHK) mendesak Menkes untuk mundur karena dianggap membingungkan masyarakat."Sudah semakin jelas terlihat kelemahan manajemen Menkes dalam mengendalikan Departemen Kesehatan. Terkait kematian keluarga Iwan di Tangerang, Depkes menyatakan akibat flu burung, padahal belum ada hasil laboratoriumnya," kata Direktur LBHK Iskandar Sitorus dalam siaran pers yang diterima detikcom, Minggu (17/7/2005).Menurut Iskandar, pernyataan terbaru dari Menkes ini sangat tidak masuk akal. Padahal awalnya Depkes menutup-nutupi penyebab kematian Iwan dan kedua putrinya."Entah ditutup-tutupi untuk tujuan apa, lantas kemudian berubah lagi pernyataannya. Entah untuk tujuan apa juga. Ini kan tidak jelas," tukas Iskandar.Iskandar berharap virus flu burung tidak sampai menyebar ke Jakarta. "Harusnya Menkes mundur saja, pernyataan-pernyataannya selalu berlainan dan meresahkan masyarakat," katanya.Seperti diberitakan sebelumnya, Menkes menduga kuat penyebab kematian keluarga Iwan adalah flu burung. Namun untuk hasil yang lebih pasti Depkes saat ini sedang menunggu pemeriksaan laboratorium rujukan WHO di Hong Kong.
(ddn/)











































