1.775 Personel Diturunkan Polda Banten Selama Arus Mudik Lebaran

1.775 Personel Diturunkan Polda Banten Selama Arus Mudik Lebaran

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 29 Mei 2018 11:36 WIB
1.775 Personel Diturunkan Polda Banten Selama Arus Mudik Lebaran
Ilustrasi (dok.detikcom)
Serang - Sebanyak 1.775 personel kepolisian Polda Banten akan diturunkan selama arus mudik Lebaran 2018. Ditambah 4.000 personel gabungan, dari TNI, Dinas Perhubungan, sampai Satpol PP, untuk menambah pelayanan selama perjalanan mudik.

Selain itu, kepolisian menyiapkan check point bagi para pemudik yang masuk ke Banten dari jalur arteri. check point disiapkan mulai di Citra Raya, Tangerang, dan di kawasan Modern Cikande, Serang. Check point ini disiapkan untuk tempat istirahat pemudik yang akan menuju Pelabuhan Merak.

"Terutama pengguna roda dua, tempat ini untuk istirahat agar tidak lelah. Diharapkan bisa menurunkan angka kecelakaan," kata Dirlantas Polda Banten Kombes Tri Juliyanto Djatiutomo kepada wartawan di Serang, Selasa (29/5/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat memasuki jalur arteri di kawasan Serang, rekayasa lalu lintas, menurut Tri, juga diberlakukan di titik rawan kemacetan. Ia menyebut beberapa tempat, seperti Pasar Kalodran, Ciruas, dan Pasar Gembong, yang rawan terjadi kepadatan.

"Ada rekayasa lalin, kanalisasi dan pemasangan barier. Juga ada penempatan Pospam Operasi Ketupat untuk melancarkan mudik melewati jalur arteri," ujarnya.

Begitu memasuki kawasan Merak, di sana juga akan disiapkan ruang khusus istirahat pemudik yang disiapkan kepolisian bekerja sama dengan ASDP. Pemudik yang membawa anak disiapkan ruang khusus sampai pelayanan kesehatan gratis.

Namun, Tri mengatakan, ia memberikan saran bagi pemudik, khususnya pengendara roda dua, untuk tidak membawa barang berlebihan. Khususnya mereka yang datang dari arah Jakarta melalui jalur arteri menuju Sumatera.

"Tidak bosan-bosan memberi imbauan ke masyarakat karena polisi ingin memberikan keamanan dan kenyamanan sehingga pas perjalanan bisa selamat," ujarnya. (bri/asp)


Berita Terkait