"Mereka baru mau tawuran, mereka bawa senjata semacam besi terus pas kita bekuk di lempar-lemparin senjatanya," kata Kapolsek Tanjung Priok Kompol Supriyanto ketika dimintai konfirmasi, Selasa (29/5/2018).
Penangkapan itu terjadi pada dini hari tadi sekitar pukul 01.30 WIB di rel kereta api Cempaka, RW 03, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Supriyanto mengatakan informasi soal adanya 7 pelajar yang bakal melakukan tawuran itu diperoleh dari warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini 7 bocah tersebut masih diamankan di Polsek Tanjung Priok. Nantinya mereka akan dipindahkan ke Depsos Cipayung, Jaktim.
"Nanti kita kirim ke Depsos Cipayung," ucapnya.
Supriyanto mengatakan pihaknya mengantisipasi adanya tawuran dengan mengerahkan personelnya untuk melakukan patroli. Terlebih di bulan Ramadan ini yang menjadi waktu rawan tawuran.
"Kita sudah taruh petugas di titik rawan, seperti di daerah Sunter, Kampung Bahari, Papanggo, dan lainnya. Pokoknya kita antisipasi terus," tutupnya. (haf/haf)










































