detikNews
Senin 28 Mei 2018, 15:10 WIB

Kapolda Metro: Pengusaha Silakan Lapor Jika Ormas Paksa Minta THR

Mei Amelia R - detikNews
Kapolda Metro: Pengusaha Silakan Lapor Jika Ormas Paksa Minta THR Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mengimbau kepada para pengusaha untuk melaporkan ormas yang meminta uang tunjangan hari raya (THR). Polisi akan menindak jika oknum ormas tersebut sampai melakukan pidana dalam proses permohonan THR tersebut.

"Ya kalau dia memaksa namanya pemerasan, kalau ada pengusaha yang terganggu silakan lapor," kata Idham kepada detikcom, Senin (28/5/2018).

Idham menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam jika ada ormas yang melakukan piidana. "Kalau ada bukti-bukti pendukungnya akan kita proses dan kita tindak sesuai aturan hukum yang berlaku," imbuhnya.


Lebih jauh Idham mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas selama ramadan dan jelang lebaran ini. Ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan momen ramadan ini sebagai ajang untuk silaturahmi dan menanamkan nilai-nilai kedamaian.

"Bulan yang penuh berkah bagi umat Islam untuk saling menghormati dan saling menyayangi sesama masyarakat," sambungnya.

Sebelumnya beredar surat permohonan permintaan bantuan THR dari ormas Forum Betawi Rempug (FBR) kepada pengusaha di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Ketua Umum FBR Luthfi Hakim justru membenarkannya.

"Buat lucu-lucuan saja. Sekalian ngetes kepedulian pengusaha di sekitar situ. Kalau dikasih Alhamdulillah, kalau nggak dikasih nggak apa-apa, dan nggak ada paksaan kok," kata Luthfi saat dihubungi detikcom, Senin (28/5/2018).





Tonton video Ramai Surat FBR Minta THR ke Pengusaha
(mei/bpn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com