DetikNews
Senin 28 Mei 2018, 13:38 WIB

BNN-Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 15 Ribu Ekstasi dari Belgia

Ibnu Hariyanto - detikNews
BNN-Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 15 Ribu Ekstasi dari Belgia Foto: Bea Cukai dan BNN menggagalkan kiriman paket narkoba jenis ekstasi dan katinon. Fotografer: Ibnu Hariyanto/detikcom
Jakarta - Bea Cukai bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan kiriman paket narkoba jenis ekstasi dan katinon. Total barang bukti yang disita 68 kg katinon dan 15.487 butir pil ekstasi.

"Bea Cukai dan BNN berhasil mengungkap jaringan penyelundupan 68 Kg katinon dan 15.487 butir pil ekstasi. Modus yang digunakan adalah dengan menggunakan fase compartement dengan menaruh narkotika di dinding kardus paket barang kiriman," kata Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi, di Aula Sabang, Gedung Bea Cukai, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (28/5/2018).

Paket narkotika itu masing-masing dikirim ke Indonesia dari dua negara. Paket ekstasi dikirim dari Belgia sedangkan katinon dari Ethiopia.

Paket ekstasi dikirim dari Belgia sedangkan katinon dari Ethiopia.Paket ekstasi dikirim dari Belgia sedangkan katinon dari Ethiopia. Foto: Fotografer: Ibnu Hariyanto/detikcom

Heru menjelaskan pengungkapan kiriman paket ektasi bermula dari kecurigaan petugas Bandara Soekarno Hatta terhadap empat paket dari Belgia. Keempat paket itu berisi narkotika jenis ekstasi dan masing-masing memiliki jumlah yang berbeda.

Paket pertama berisi ekstasi 3.080 butir, kedua 3.163 butir, ketiga 2.993 butir dan keempat 3.268 butir ekstasi. Paket itu dikirim ke Bogor, Cikarang dan Bandung.

"Bea Cukai Soekarno Hatta kemudian berkoordinasi dengan BNN melakukan controlled delivery dua paket kiriman tersebut ke Bogor dan Cikarang. Sementara untuk kedua paket sisanya Bea Cukai Soekarno-Hatta dan BNN berkoordinasi dengan Bea Cukai Bandung," ucapnya.

Dari hasil control delivery pada 2 April 2018 itu petugas berhasil mengamankan 8 orang tersangka. Heru menjelaskan 4 tersangka inisial JP, YH, RY dan S di kawasan Lippo Cikarang, 3 tersangka inisial TN, RWS dan LP.

"Dari hasil pemeriksaan, pengambilan paket di Bekasi dan Bandung dikendalikan oleh Tommy seorang napi Lapas Salemba," jelasnya.

Tak berhenti di situ, petugas kembali menggagalkan kirim paket ekstasi pada Senin (09/4) tujuan Cengkareng, Jawa Barat. Petugas berhasil menyita 2.983 butir ekstasi yang ditaruh dalam speaker.

"Petugas mengamankan dua tersangka yaitu L dan AY setelah mengambil paket dari kantor pos Daan Mogot pada Senin (16/4). Setelah dilakukan pengembangan, petugas mengamankan JL di sekitar Apartemen City Park," tutur Heru.

Kemudian petugas gabungan juga melakukan pengungkapan jaringan penyelundup 68 Kg Katinon dari Ethiopia. Dari hasil control delivery pada 23 Maret 2018 di Jakarta Utara dan Dumai, petugas menangkap tiga orang tersangka. Para tersangka pun terjerat pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2), jo pasal 132 ayat (1), UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal pidana mati.
(ibh/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed