Siapa Bohong, Kabelvision atau Direktur Media Menkominfo?
Sabtu, 16 Jul 2005 16:23 WIB
Jakarta - Ada yang tidak klop antara pernyataan Direktur Kemitraan Media Menkominfo James Pardede dengan pihak Kabelvision. James menyebut pemotongan siaran Kabelvision hanya imbauan. Tetapi Kabelvision terpaksa memotong siaran, karena takut izinnya dicabut.Kalau memang hanya imbauan, mengapa Kabelvision harus memotong siarannya dari pukul 01.00 hingga 05.00 WIB? Seharusnya, bila memang pemotongan siaran itu hanya imbauan, Kabelvision tidak perlu melakukannya. Sebab, Kabelvision bukanlah stasiun televisi, tapi perusahaan marketing stasiun-stasiun televisi nasional maupun luar negeri. Para pelanggannya pun harus membayar iuran.Lantas siapa yang berbohong? Bila memang permintaan pemotongan siaran itu hanya imbauan, maka semakin kuat dugaan bahwa Kabelvision memotong siaran hanya untuk merengkuh keuntungan lebih besar. Sebab, iuran pelanggan Kabelvision tidak dikurangi atas pemotongan siaran ini. Saat mengikuti acara diskusi di Mario's Place, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/7/2005), James menegaskan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 11 Tahun 2005 tentang pembatasan siaran TV hanya sebatas imbauan, bukan larangan."Kalau ada pengurangan waktu siaran, prinsipnya kita tidak pernah berniat untuk menghilangkan dan membatasi hak masyarakat untuk memperoleh informasi," ujarnya.Pernyataan James ini sangat bertolak belakang dengan pernyataan Kabelvision saat menjawab pertanyaan pelanggannya, bernama Vaji Vitrada Nasution. Dalam jawabannya itu, Kabelvision mengaku melakukan pemotongan siaran karena takut dicabut izinnya oleh pemerintah.Berikut bunyi lengkap jawaban Kabelvision:Terima kasih atas email yang sudah dikirimkan.Mohon maaf sebelumnya atas ketidaknyamanan Bapak dalam hal ini.Mengenai pembatasan waktu on air Kabelvision yang mulai per 15 Juli 2005 yang akan off air jam 01.00 WIB s.d 05.00 WIB, pada prinsipnya Kabelvision tidak ingin layanan kami terputus, akan tetapi hal ini terpaksa harus kami lakukan sejalan dengan keharusan pemerintah guna menghindari dicabutnya izin siaran Kabelvision. Dengan adanya beberapa masukan yang telah kami terima, kami yakin bahwa hal ini telah menjadi perhatian pihak manajemen kami.Kabelvision pada dasarnya berusaha untuk tetap memberikan layanan tanpa mengurangi kepuasan kepada para pelanggan setianya.Kabelvision menyadari bahwa hal ini tentunya tidak memuaskan bagi pelanggan setia kami. Namun kami percaya bahwa Bapak dapat mengerti karena hal ini terpaksa kami lakukan agar layanan Kabelvision sebisa mungkin masih dapat dinikmati sekalipun ada pembatasan jam tayang.Terima kasih atas kebersamaan Bapak Vaji Vitrada Nasution sekeluarga untuk tetap setia menggunakan jasa layanan Kabelvision.Salam,Customer Care DepartmentSementara dalam siaran pers-nya, Kabelvision sama sekali tidak menyebut soal ketakutan adanya pencabutan izin. Kabelvision hanya menyebutkan, pemangkasan jam siaran yang dilakukan tujuannya untuk mendukung program pemerintah dalam upaya penghematan energi. Pemangkasan jam tayang akan berlaku selama 6 bulan. Namun sewaktu-waktu dapat berubah. Akankah biaya langganan juga dipangkas?Suara Anda:Saluran melalui email: redaksi@staff.detik.com
(asy/)











































