"Jadi perpecahan partai politik tahun 2014, berpotensi terjadi lagi di tahun 2019," kata Direktur Eksekutif LSIN Yasin Mohammad dalam diskusi Dialektika bertema 'Koalisi Elit VS Kader, Pencapresan Ancaman Perpecahan' di Resti Gado-Gado Boplo, Menteng Jakarta Pusat, Minggu (27/5/2018).
Simak juga video pernyataan LSIN terkait koalisi parpol berikut ini:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perbedaan beda pilihan ini sekaligus menimbulkan dampak berupa perseteruan antara koalisi elit versus koalisi kader parpol," ujarnya.
Ia lantas mempertanyakan dukungan yang diberikan oleh para partai koalisi pendukung baik Joko Widodo (Jokowi) maupun Ketum Gerindra Prabowo Subianto apakah sudah final atau belum. Menurutnya, jika dukungan tersebut belum final, perpecahan tersebut akan nyata terjadi pada partai politik.
"Pertanyaan besarnya, apakah dukungan atau sikap resmi parpol saat ini terhadap calon presiden Jokowi atau yang bukan Presiden Jokowi adalah sikap final kader, simpatisan atau pemilih pada Pilpres 2019? Jika jawabannya tidak, maka ancaman perpecahan jelas nyata di tubuh parpol," ucap Yasin. (yas/jor)











































