Wapres: Soal Flu Burung, Tunggu Hasil Lab
Sabtu, 16 Jul 2005 11:45 WIB
Jakarta - Warga diminta mewaspadai penyakit flu burung, meski tidak perlu panik. Wapres Jusuf Kalla pun meminta warga menunggu hasil definitif dari laboratorium."Ini kan lagi diperiksa di laboratorium. Jadi tunggu saja hasil laboratoriumnya," kata Kalla.Hal ini disampaikan dia usai membuka Muktamar XVII Mathla'ul Anwar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (16/7/2005).Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari yang turut hadir dalam acara tersebut, menolak berkomentar saat ditanya wartawan mengenai flu burung."Saya mau buru-buru, ada acara di Ancol," elak Menkes sambil bergegas meninggalkan kerumunan wartawan.Menkes dijadwalkan mewakili Kalla menyaksikan demo penanggulangan bencana tsunami di Pantai Karnaval Ancol, pukul 11.00 WIB.Jumat kemarin, 15 Juli 2005, Menkes mengumumkan penyebab kematian auditor senior Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Iwan Siswara Rapei dan dua putrinya yang diduga kuat akibat penyakit flu burung.Tiga provinsi pun diminta mewaspadai penyakit flu burung, yakni Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Meski demikian, warga diminta tidak perlu panik.Spesimen almarhum Iwan dan dua putrinya dikirim ke laboratorium rujukan WHO di Hong Kong. Dalam waktu satu minggu, Depkes akan mendapatkan hasil definitif mengenai penyebab kematian Iwan dan dua putrinya.Iwan meninggal dunia pada Selasa sore, 12 Juli 2005. Anak ketiganya, Thalita Nurul Azizah meninggal lebih dulu pada Sabtu, 9 Juli 2005. Terakhir, anak kedua Iwan, Sabrina Nurul Aisyah tutup usia pada Kamis dini hari, 14 Juli 2005.Ketiganya mengidap gejala sakit serupa, yaitu panas tinggi tidak turun-turun, batuk, dan sesak nafas. Sebelum diduga kuat terkena flu burung, Depkes dan RS Siloam Gleneagles yang merawat Iwan dan Sabrina berkeyakinan mereka sakit pneumonia berat berkelompok.
(sss/)











































