DetikNews
Minggu 27 Mei 2018, 11:51 WIB

Pilgub Sumut 2018

Pulang Umrah, Cagub Edy Langsung Nonton Laga PSMS

Muhammad Idris - detikNews
Pulang Umrah, Cagub Edy Langsung Nonton Laga PSMS Foto: Dok. Timses Eramas
Medan - PSMS Medan berhasil meraih poin penuh setelah mengalahkan Arema Malang 2-0 lewat gol yang dilesakkan M Yesoh, Sabtu (26/5/2018). Kemenangan ini membuat kesan tersendiri bagi Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, yang sengaja datang ke Stadion Teladan sepulang dari ibadah umrah.

Diketahui, Edy dan isterinya, Nawal Lubis, melaksanakan ibadah umroh sejak awal bulan Ramadan. Sekembalinya dari tanah suci, Edy yang memang selalu menonton klub binaannya, PSMS Medan, di Stadion Teladan Medan.

"Kemenangan ini adalah berkah dari kerja keras pemain PSMS yang bermain baik. Kita harus angkat topi untuk pemain dan seluruh ofisial PSMS Medan atas kemenangan ini," kata Edy seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Minggu (27/5/2018).


Cagub dengan nomor urut 1 ini datang bersama istrinya saat pertandingan baru saja dimulai. Dalam kedudukan 0-0, Edy terlihat antusias menyaksikan laga dua klub besar tersebut. Dengan balutan jaket berwarna emas, Edy terlihat menyapa masyarakat yang juga menyaksikan laga itu di Stadion Teladan. Tampak juga Wakil Gubernur Sumut, Nurhajizah Marpaung di tribun VIP.

Di hari yang sama, Edy juga diterpa informasi hoax tengah mengalami sakit sehingga tidak terlihat sejak awal Ramadan. Isu yang muncul di media sosial ini diduga kuat untuk memberikan dampak negatif bagi status Edy sebagai Cagubsu.

"Informasi itu hoax. Alhamdulillah Pak Edy sehat dan bisa nonton bola ini," kata Wakil Sekretaris Tim Kampanye Eramas, Walid Sembiring, yang turut mendampingi Edy menyaksikan laga PSMS melawan Arema itu.

Walid menduga, informasi soal Edy yang sakit kata dia sengaja dihembuskan pihak lawan politik.

"Ini bulan Ramadan yang mulia pun masih saja buat hoax. Sangat menyedihkan, kalau masyarakat harus mendapat informasi bohong sedemikian rupa," ujarnya.

Walid menambahkan informasi umroh Edy dan isteri memang tidak disebarkan ke masyarakat. Itu merupakan permintaan keluarga mantan Pangkostrad itu agar tidak menjadi riya.


"Ini soal ibadah, urusan dengan Allah SWT. Keluarga merasa itu tidak perlu diberitakan ke publik. Karena ujung-ujungnya bisa riya. Nanti malah jadi dosa. Yang jelas, masyarakat sudah melihat langsung Pak Edy sehat walafiat. Jadi masyarakat Sumut kami harap tidak lagi termakan hoax dan fitnah yang sebar orang tak bertanggung jawab," pungkasnya.
(idr/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed