Pascaevakuasi Jemaat Ahmadiyah, Kampus Mubarak Lengang

Pascaevakuasi Jemaat Ahmadiyah, Kampus Mubarak Lengang

- detikNews
Sabtu, 16 Jul 2005 11:03 WIB
Bogor - Suasana Kampus Mubarak bak kota mati. Tak ada aktivitas belajar-mengajar yang dilakukan jemaat Ahmadiyah. Puluhan polisi masih siaga.Sisa-sisa lemparan batu, bambu, kayu dan botol masih tercecer di halaman kampus. Atribut-atribut kampus tampak dicabut dan dirobohkan untuk mengantisipasi amuk massa lanjutan.Sedangkan tulisan yang berisi hujatan dan tuntutan pembubaran jemaat Ahmadiyah masih mejeng berjejer ditempel di pagar.Puluhan polisi berjaga-jaga di dalam kampus. Mereka tampak duduk-duduk dan bercengkrama dengan sesama rekannya.Dua jemaat Ahmadiyah terlihat nekat mendatangi kampus. Mereka tampak tergesa-gesa mengemas barang-barang yang tertinggal."Kami hanya ingin mengepak barang yang tertinggal," ujar salah seorang jemaat di Kampus Mubarak, Jl. Raya Parung-Bogor, Kampung Udik, Kemang, Kabupaten Bogor, Sabtu (16/7/2005).Sekitar 10 ribu orang dari Gerakan Umat Islam Indonesia (GUII) pada Jumat, 15 Juli 2005, berunjuk rasa meminta agar Kampus Mubarak Sekretariat Pengurus Besar Jemaat Ahmadiyah dibubarkan.Mereka melempari kampus dengan botol, kayu, bambu dan batu. Akibatnya, sekitar 400 jemaat Ahmadiyah pun dievakuasi. GUII menilai Ahmadiyah sebagai sebagai aliran sesat. Menurut informasi, salah satu ajaran sesatnya adalah Ahmadiyah memiliki nabi tersendiri setelah Nabi Muhammad SAW. (aan/)


Berita Terkait