DetikNews
Jumat 25 Mei 2018, 18:50 WIB

Pesawat Tergelincir di Bandara Wamena Berawal dari Mesin Lepas

Jabbar Ramdhani - detikNews
Pesawat Tergelincir di Bandara Wamena Berawal dari Mesin Lepas Pesawat kargo tergelincir di Bandara Wamena (Foto: Dok. Polda Papua)
Jakarta - Pesawat kargo jenis Boeing 737-200 milik PT Jayawijaya Dirgantara tergelincir saat mendarat di Bandara Wamena, Papua. Kecelakaan pesawat dengan registrasi PK-JRM ini berawal dari mesin pesawat yang lepas.

"Pada saat pesawat landing dari Runway 15, tiba-tiba engine pesawat sebelah kiri lepas dan terjatuh sehingga mengakibatkan pesawat oleng dan kemudian mendarat di sebelah kiri runway," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal lewat keterangan tertulis, Jumat (25/5/2018).

Pesawat tersebut hendak mendarat pada pukul 14.08 WIT. Pesawat itu terbang dari Bandar Udara Sentani, Jayapura, menuju Bandara Wamena, Jayawijaya, pada pukul 13.32 WIT.


Pesawat tersebut membawa muatan logistik berupa beras dan semen sebanyak 4.600 liter atau 12.557 kg. Pesawat tersebut dipiloti Kapten Pius Realino, dengan kru Aptoro dan Abdul Salam serta seorang teknisi bernama Kenedi.

Pesawat Tergelincir di Bandara Wamena Berawal dari Mesin LepasMesin pesawat lepas sesaat sebelum mendarat. (Foto: Dok. Polda Papua)

"Dalam insiden tersebut, tidak terdapat korban jiwa dan posisi pesawat berada di luar runway sehingga tidak menghalangi aktivitas penerbangan," ujar Kamal.

Sebelumnya, pelaksana tugas Bandara Wamena, Frendy Talatu, mengatakan, akibat kecelakaan itu, pesawat rusak berat dan mengalami patah sayap.

"Saat landing kondisi normal, namun ketika meluncur di runway terjadi, exhaust-nya sebelah kanan lepas jatuh di landasan menyebabkan pesawat membelok ke arah sebelah kiri landasan dan masuk ke rumput sekitar 5 meter," jelas Frendy, Jumat (25/5/2018).

"Kurang-lebih jarak 800 meter tuh jatuh dari arah pesawat berhenti di landasan," tambahnya.
(jbr/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed