Dievakuasi, Jemaat Ahmadiyah Dilempari Batu & Kayu

Dievakuasi, Jemaat Ahmadiyah Dilempari Batu & Kayu

- detikNews
Jumat, 15 Jul 2005 17:57 WIB
Bogor - Anarkis. Begitulah sebagian kecil massa mengakhiri aksinya di depan Kampus Mubarak, Sekretariat Pengurus Besar (PB) Jemaat Ahmadiyah. Saat sekitar 400 jemaat Ahmadiyah dievakuasi, sejumlah orang melempari mereka dengan batu, bambu, dan kayu.Para jemaat Ahmadiyah dievakuasi dari Kampus Mubarak, Jl. Raya Parung-Bogor, Kemang, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 17.16 WIB, Jumat (15/7/2005). Para jemaat Ahmadiyah ini diangkut dengan empat buah truk polisi dan empat bus besar. Saat delapan mobil itu keluar dari gerbang membawa para jemaat Ahmadiyah itu, sebagian kecil massa dari Gerakan Umat Islam Indonesia itu tampak bertindak berlebihan. Mereka melempari para jemaat Ahmadiyah yang ada di dalam kendaraan itu dengan batu, kayu, dan bambu. Para koordinator lapangan sudah meminta agar massa tidak melempari jemaat Ahmadiyah. Namun, sebagian massa tetap mengamuk. Untuk menghindari amukan massa, aparat kepolisian mempercepat laju kendaraan pengangkut jemaat Ahmadiyah ini. Wusss! Mobil-mobil itu meninggalkan Kampus Mubarak dengan kecepatan cukup tinggi. Delapan mobil itu dikawal oleh patroli polisi. Sebenarnya, aparat kepolisian sempat mencoba menenangkan massa. Aparat juga sempat mengejar salah seorang yang diduga provokator yang mengompori massa agar melempari jemaat Ahmadiyah itu. Akhirnya, provokator itu tertangkap. Setelah diamankan polisi, provokator itu malah dihajar oleh massa. Pemuda berumur 22 tahun itu membantah sebagai provokator. Polisi juga menyita sejumlah kayu dan bambu yang dibawa massa. Massa pun akhirnya bisa terkendali. Saat evakuasi berlangsung, sebagian besar massa tetap duduk tenang sambil mengumandangkan salawat dan mengumandankan kalimat tauhid. Menurut Kapolres Bogor AKBP Agus K Sutisna, para jemaat Ahmadiyah itu akan dibawa ke Kejaksaan Negeri Bogor di Cibinong. Setelah Kampus Mubarak bersih dari jemaat Ahmadiyah, massa memasang spanduk bertuliskan 'Disegel oleh Umat Islam Indonesia'. (asy/)


Berita Terkait