100 Jemaat Ahmadiyah akan Dievakuasi, Massa Bersalawat
Jumat, 15 Jul 2005 16:53 WIB
Bogor -
Pimpinan Gerakan Umat Islam Indonesia, Habib Abdurrahman, menemukan ada sekitar 100 jemaat Ahmadiyah yang masih berada di Kampus Mubarak, sekretariat Pengurus Besar Jemaat Ahmadiyah. Para anggota Ahmadiyah ini akan dievakuasi. Sementara massa terus mengumandangkan salawat. Habib Abdurrahman terlihat keluar dari dalam kompleks Kampus Mubarak, Jl. Raya Parung-Bogor, Kemang, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 16.10 WIB, Jumat (15/7/2005). Sebelumnya, Habib Abdurrahman diizinkan masuk ke kompleks tersebut untuk mengecek masih ada tidaknya anggota jemaat Ahmadiyah. Saat memasuki kompleks yang cukup luas itu, Habib Abdurrahman didampingi Kapolres Bogor AKBP Agus K Sutisna, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rahmat Yasin, Wakil Bupati Bogor Albert Pribadi dan Kepala Kejaksaan Negeri Bogor Marabangun Siregar. Begitu keluar dari kompleks gedung tersebut, Habib Abdurrahman langsung berorasi di tengah massa. Saat Habib keluar dari kompleks, para pejabat pemerintah Kabupaten Bogor tetap berada di dalam gedung. "Ada 100 orang jemaat Ahmadiyah di dalam. Dan kami meminta sekarang juga kepada polisi untuk membawa mereka dan jangan pernah kembali ke sini," teriak Habib di depan massanya.Setelah itu, Habib memimpin massanya untuk bersalawat dan berzikir. Habib menyatakan, massa akan bersujud syukur bila jemaat Ahmadiyah itu sudah dievakuasi. Sementara itu, tidak lama setelah Habib Abdurrahman berorasi, empat buah bus yang telah disiapkan aparat kepolisian langsung memasuki kompleks gedung itu. Sebelumnya, polisi menyediakan tiga buah bus, 1 bus PO Limo dan dua buah PO Laju Utama. Namun, polisi kemudian menambah satu bus PO Laju Utama. Hingga kini, empat buah bus tersebut masih diparkir di areal parkir kompleks gedung tersebut. Pintu gerbang ditutup kembali. Massa masih mengumandangkan salawat. Sementara Kapolres dan para pejabat lainnya tampak memantau proses evakuasi itu. Menurut salah seorang polisi, para jemaat Ahmadiyah itu kemungkinan akan dibawa ke Mapolres Bogor atau kejaksaan.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































