"Berkaitan dengan lalu lintas, mau laki-laki atau perempuan harus ikuti aturan. Jangan lihat perempuan yang melanggar reaksinya lebih kencang," ujar Komisioner Komnas Perempuan, Magdalena Sitorus, saat dihubungi detikcom, Jumat (25/5/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Artinya kepatuhan dalam berlalu lintas tidak berdasarkan jenis kelamin. Laki-laki perempuan harus mematuhi," ungkapnya.
Magdalena berharap kearifan para netizen yang kerap komentar pedas terhadap perempuan yang melanggar aturan lalu lintas.
"Jangan dijadikan seolah-olah masalah gender. Ini masalah berlalu lintas harus dipatuhi. Imbauan saya pria dan perempuan ya wajib mematuhi," jelasnya.
Aksi emak-emak mengendarai motor dan menerobos lampu merah di Gandaria, Jakarta Selatan, rupanya bikin ngeri pemotor lain. Sebab, apa yang dilakukan emak-emak itu bisa membahayakan dirinya dan orang lain.
Cerita itu dibagikan oleh si perekam yang juga pemotor, Wira Satria. Saat itu, Wira bersama teman-temannya tengah berhenti menunggu lampu lalu lintas berganti hijau.
"Pada nggak ngeh awalnya. Terus pas dia di depan, baru teman saya yang pakai motor biru nunjuk-nunjuk gitu," ujar Wira kepada detikcom, Kamis (24/5/2018).
Saksikan juga video aksi emak berkonde yang meliuk-liuk terobos macet di Jalan Soekarno Hatta berikut ini:
(rvk/aan)










































