DetikNews
Jumat 25 Mei 2018, 00:54 WIB

Polisi Gerebek Pabrik Mi Berformalin di Garut

Hakim Ghani - detikNews
Polisi Gerebek Pabrik Mi Berformalin di Garut Polisi menggerebek pabrik mi berformalin di Garut. (Hakim Ghani/detikcom)
Garut - Polisi menggerebek sebuah pabrik yang memproduksi mi berformalin di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pabrik tersebut diduga memproduksi mi berformalin selama dua tahun.

Personel Polda Jabar didampingi Polres Garut menggerebek sebuah pabrik yang berlokasi di Kampung Kaum Lebak, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Garut, Kamis (24/5/2018) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

[Gambas:Video 20detik]


Penggerebekan tersebut terjadi setelah polisi menerima laporan dari masyarakat terkait adanya mi berformalin yang beredar di sejumlah daerah di Jawa Barat.

"Diduga bahan makanan mi yang berformalin. Ini hasil penyelidikan Polda Jabar," ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di lokasi.

Polisi Gerebek Pabrik Mi Berformalin di GarutFoto: Hakim Ghani/detikcom

Berdasarkan pantauan detikcom, puluhan polisi berjaga di sekitar lokasi. Beberapa petugas mengeluarkan belasan karung berisikan mi berformalin dari dalam pabrik. Selain mengamankan barang bukti berupa mi berformalin, petugas mengamankan beberapa jeriken formalin.

"Sebanyak 16 karung (mi berformalin) yang sudah jadi. Diamankan," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pabrik tersebut sejak dua tahun lalu memproduksi mi berformalin yang dipasarkan ke beberapa daerah di Jabar seperti Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

"Informasi, kurang-lebih sudah 10 tahun beroperasi. Cuma mengandung formalin baru dua tahunan," ungkap Budi.

Pabrik tersebut kini diberi garis polisi. Polisi mengamankan empat orang yang berperan sebagai pemilik dan pekerja pabrik untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Polisi Gerebek Pabrik Mi Berformalin di GarutFoto: Hakim Ghani/detikcom

Penggerebekan tersebut sempat menjadi tontonan warga. Pasalnya, lokasi pabrik itu terletak di tengah-tengah permukiman padat penduduk.

"Untuk hasil (penyelidikan) lengkapnya nanti, Polda (Jabar) yang tangani. Kami hanya mengamankan, mem-back-up penanganannya," pungkas Budi.
(bbn/fai)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed